Mataram – MTs Negeri 3 Mataram menggelar upacara pembukaan Masa Ta'aruf Siswa Madrasah (MATSAMA) Tahun Pelajaran 2025/2026 pada Senin (14/7/2025) kemarin. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 07.15 WITA ini diikuti oleh seluruh siswa baru, siswa kelas VIII dan IX, serta dihadiri oleh seluruh dewan guru, staf karyawan, dan para wakil kepala madrasah.
Bertempat di halaman utama madrasah, upacara pembukaan
berlangsung dengan penuh khidmat. Petugas upacara berasal dari anggota
Organisasi Siswa Intra Madrasah (ORSIMA), sedangkan pembina upacara adalah
Kepala MTsN 3 Mataram, H. Marzuki, S.Pd.
Kegiatan diawali dengan pembukaan upacara, dilanjutkan
laporan Ketua Panitia MATSAMA, L. Saifullah, S.Pd. Dalam laporannya, beliau
menyampaikan bahwa kegiatan MATSAMA tahun ini terdiri dari dua bagian, yakni
pra-MATSAMA yang telah dilaksanakan pada 12 Juli 2025 dan MATSAMA inti yang
berlangsung selama tiga hari, mulai 14 hingga 16 Juli 2025.
"Alhamdulillah peserta MATSAMA tahun ini berjumlah 206
siswa, terdiri dari 111 putri dan 95 putra. Kegiatan ini bertujuan untuk
memperkenalkan lingkungan madrasah, tata tertib, serta menumbuhkan semangat dan
karakter islami pada siswa baru," ujar L. Saifullah dalam laporannya.
Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan MATSAMA akan diisi oleh
pemateri dari luar dan dalam madrasah, antara lain dari Dinas Kesehatan,
Kominfo, Kantor Bahasa, serta para Waka MTsN 3 Mataram seperti Waka Kesiswaan,
Kurikulum, Sarana dan Prasarana. Materi-materi yang disampaikan mencakup budaya
hidup sehat, literasi digital, moderasi beragama, tata tertib, dan pembelajaran
di madrasah.
Setelah laporan panitia, dilanjutkan dengan penampilan parade
ORSIMA yang memperkenalkan berbagai kegiatan dan divisi dalam organisasi siswa
madrasah. Parade ini ditutup dengan pembacaan Ikrar Siswa Baru yang
dipimpin langsung oleh Kepala MTsN 3 Mataram H. Marzuki. Ikrar ini merupakan
janji awal siswa baru untuk berkomitmen mengikuti segala peraturan dan proses
pembelajaran di madrasah dengan sungguh-sungguh.
Sementara dalam amanatnya, H. Marzuki menekankan bahwa para
siswa baru yang berdiri hari itu adalah siswa-siswi pilihan yang telah melewati
proses seleksi yang ketat dan bertahap.
"Anak-anakku yang Bapak cintai, kalian bukan siswa
biasa. Kalian adalah siswa pilihan. Dari ratusan pendaftar, hanya 206 yang
berhasil lolos melalui tiga tahapan seleksi: seleksi administratif, tes
akademik, dan tes baca Al-Qur’an. Kalian hebat, dan karena itu, kalian harus
bersyukur!" ujarnya.
Ia mengingatkan bahwa bentuk terbaik dari rasa syukur bukan
hanya ucapan lisan, melainkan tindakan nyata berupa ketaatan, semangat belajar,
serta akhlak yang baik.
Pada kesempatan tersebut Marzuki menyinggung pentingnya
ikrar siswa yang telah dibacakan sebelumnya. Menurutnya, ikrar bukan sekadar
formalitas, tapi adalah janji kepada Allah, orang tua, guru, dan diri sendiri.
"Ikrar tadi bukan sekadar bacaan. Itu adalah janji.
Janji bahwa kalian akan menghormati guru, mematuhi peraturan, menjaga nama baik
madrasah, dan menuntut ilmu dengan sungguh-sungguh. Maka mulai hari ini,
tanamkan komitmen itu dalam hati kalian." lanjutnya
Untuk membangun rasa kebersamaan dan pengenalan awal
terhadap lingkungan madrasah, ia memperkenalkan satu per satu struktur
organisasi madrasah — dari kepala tata usaha, para wakil kepala, hingga kepala
perpustakaan dan laboratorium.
“Madrasah ini memiliki sistem yang teratur. Ada Kepala TU,
Pak Hazmi Hakim, yang mengurus administrasi madrasah. Ada empat Wakil Kepala
Madrasah — Waka Kurikulum (Ibu Elis Sulistiya), Waka Kesiswaan (Ibu Hj.
Hasniati), Waka Sarpras (Pak Lalu Junaidi), dan Waka Humas (Pak H. Ahmad
Muzayin) — semua mereka akan membimbing dan mendampingi kalian. Maka kenalilah
mereka, dan jangan ragu untuk bertanya atau meminta bantuan”, jelas Marzuki dihadapan
para siswa baru.
Beliau juga memperkenalkan kepala perpustakaan, Dra. Nur
Ahyani, dan kepala laboratorium, Dr. Keman, serta menyebutkan bahwa ada 11
pembina dan 16 wali kelas yang siap membimbing.
Lebih lanjut, H. Marzuki menekankan nilai-nilai yang menjadi
ruh pendidikan di MTsN 3 Mataram.
“Di madrasah ini, kita tidak hanya belajar ilmu pengetahuan.
Lebih dari itu, kita belajar disiplin, tanggung jawab, etika, dan akhlak.
Karena percuma pintar jika tidak memiliki akhlak. Maka Pak Guru ingin kalian
semua — bukan hanya cerdas secara akademik, tapi juga unggul dalam moral dan
spiritual”, tegasnya.
Ia juga mendorong seluruh siswa untuk bersikap aktif dan
kolaboratif dalam proses belajar, menjadikan guru sebagai sahabat dalam mencari
ilmu, dan menjadikan teman sebaya sebagai rekan dalam perjalanan belajar.
H. Marzuki juga mengingatkan bahwa siswa baru belum resmi
menjadi siswa MTsN 3 Mataram sebelum lulus mengikuti seluruh rangkaian MATSAMA
dengan baik.
“Ingat, kalian masih calon siswa. Kalian akan dinyatakan
resmi menjadi siswa MTsN 3 Mataram jika berhasil mengikuti seluruh proses
MATSAMA dari awal sampai akhir. Maka ikutilah dengan sungguh-sungguh. Simak
setiap materi, catat poin-poin penting, dan jadilah peserta yang aktif”,
pungkasnya
Sebelum mengakhiri amanatnya, Marzuki mengajak seluruh
peserta menggaungkan yel-yel kebanggaan madrasah:
“Siapa kita?”
“MTsN 3 Mataram!”
“Jaya! Jaya! Jaya! Allahu Akbar!”
Tepuk tangan meriah mengakhiri amanat pembina, disambut
senyum dan antusiasme para peserta upacara.
Usai amanat pembina, kegiatan dilanjutkan dengan pelepasan
balon ke udara sebagai simbol semangat dan cita-cita tinggi para siswa
baru. Disusul dengan penyematan atribut MATSAMA kepada dua perwakilan
peserta sebagai tanda resmi dimulainya rangkaian kegiatan.
Menjelang penutupan, H. Marzuki juga memimpin doa bersama
dan mengajak seluruh hadirin membacakan Surah Al-Fatihah untuk mendoakan alm.
Fatih Ramdani, salah satu siswa kelas VIII 4, yang wafat pada pagi hari (Senin-
red) sebelum upacara sekitar pukul 07.00 wita.
“Semoga Allah SWT menerima segala amal almarhum, mengampuni
dosa-dosanya, serta memberikan kekuatan dan kesabaran kepada keluarga yang
ditinggalkan,” ucap beliau dengan suara bergetar sambil melafazkan la-fatihah.
Upacara pembukaan MATSAMA tahun ini berjalan dengan tertib,
lancar, dan penuh makna. Seluruh peserta tampak antusias dan terinspirasi
oleh pesan-pesan yang disampaikan. Kegiatan MATSAMA akan berlanjut selama dua
hari ke depan dengan berbagai materi, kegiatan interaktif, dan penguatan
karakter.
Redaksi : Ruslan Wahid, ST
0 Komentar