Mataram— Kementerian Agama (Kemenag) Kota Mataram sukses menyelenggarakan Ujian Kenaikan Jenjang Jabatan (UKKJ) Fungsional Guru Periode 2 pada Senin tanggal 26 Agustus 2024. Kegiatan yang berlangsung di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Mataram ini dihadiri oleh puluhan guru dari berbagai daerah di Pulau Lombok, seperti guru-guru madrasah dari Kabupaten Lombok Timur, Lombok Tengah, Lombok Barat, dan Kota Mataram.
UKKJ Fungsional Guru merupakan bagian dari komitmen Kementerian Agama bersama kemendikbud untuk terus meningkatkan kompetensi dan kualitas guru-guru di Indonesia. Ujian ini tidak hanya sebagai syarat kenaikan jabatan, tetapi juga sebagai bentuk penjaminan mutu agar guru yang dinaikkan jabatannya memiliki kompetensi yang sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh pemerintah.
Persiapan untuk pelaksanaan UKKJ Fungsional Guru ini telah dilakukan sejak beberapa bulan sebelumnya. Mulai dari pendaftaran, upload berkas, dan pengisian biodata data melalui SIMPKB.
Guru-guru yang memenuhi syarat untuk mengikuti ujian ini telah diberikan simulasi sehari sebelum pelaksanaan oleh tim khusus dari Kemenag maupun Kemendikbudristek secara online (24/8/24). Ads berbagai aspek yang akan diuji dalam UKKJ, termasuk kemampuan pedagogik, kompetensi profesional, manajerial dan sosial.
Sebagaimana disebutkan diatas bahwa UKKJ Periode 2 ini diikuti oleh puluhan guru dari berbagai wilayah di Lombok. Di antaranya terdapat 10 orang guru dari Kota Mataram yang berasal dari jenjang Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN), Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN), dan Madrasah Aliyah Negeri (MAN).
Mereka bergabung dengan peserta lain dari Lombok Timur, Lombok Tengah, dan Lombok Barat. Para peserta datang dan memasuki ruangan 30 menit sebelum dimulai dengan mempersiapkan fasilitas pendukung secara sendiri-sendiri dari perangkat laptop, cok roll dan paket internet. Namun para peserta tampak serius dan antusias mengikuti kegiatan.
Para peserta datang dengan mengenakan pakaian formal dan raut wajah penuh semangat. Mereka disambut oleh panitia pelaksana yang kemudian mengarahkan mereka ke ruang ujian masing-masing. Sebelum ujian dimulai, para peserta diberikan arahan oleh anggota panitia tentang tata tertib dan teknis pelaksanaan ujian.
Salah satu peserta dari Lombok Timur, Muzanni, S.Pd yang merupakan guru di sebuah MIS, menyampaikan bahwa ujian ini sangat menantang, dengan soal-soal yang panjang, namun bermanfaat untuk mengukur seberapa jauh kemampuannya dalam menganalisa soal dan jawaban.
"Ujian ini memberikan kami kesempatan untuk benar-benar merefleksikan kualitas literasi kami dalam menelaah soal maupun jawabannya. Saya berharap bisa lulus dengan hasil yang memuaskan," ungkapnya.
Bagi para peserta, UKKJ ini bukan hanya sekadar ujian biasa, tetapi sebuah langkah penting dalam karir mereka. Lulus dalam UKKJ Fungsional Guru berarti kenaikan jabatan yang tidak hanya meningkatkan status profesional mereka, tetapi juga berdampak pada kesejahteraan finansial. Kenaikan jabatan ini biasanya diikuti dengan peningkatan tunjangan dan hak-hak lain yang tentunya menjadi motivasi tambahan bagi para guru.
Namun demikian, motivasi terbesar para guru ini bukanlah semata-mata untuk mendapatkan kenaikan jabatan dan tunjangan, tetapi lebih kepada keinginan untuk terus memperbaiki kualitas pengajaran mereka. Seorang guru dari MTsN di Kota Mataram Zuhri Agustiani mengungkapkan bahwa dia mengikuti UKKJ ini karena ingin meningkatkan kompetensi diri agar bisa memberikan yang terbaik untuk para siswanya.
"Sebagai guru, kami dituntut untuk terus belajar dan berkembang. UKKJ ini adalah salah satu cara kami untuk menunjukkan bahwa kami siap meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah kami," ujarnya dengan penuh semangat.
Setelah pelaksanaan UKKJ Fungsional Guru Periode 2 ini, hasil ujian akan segera diumumkan dalam beberapa minggu ke depan. Para peserta yang lulus akan mendapatkan kenaikan jabatan sesuai dengan jenjang yang diikutinya. Hal ini tentunya akan memberikan dampak positif tidak hanya bagi para guru yang bersangkutan, tetapi juga bagi sekolah dan madrasah tempat mereka mengajar.
Semoga pelaksanaan UKKJ berikutnya dapat berlangsung lebih baik lagi, dengan lebih banyak guru yang ikut serta, sehingga peningkatan kompetensi guru terus semakin meningkat. Amin. (Ruslan Wahid).

0 Komentar