
Mataram — MTs Negeri 3 Mataram kembali menggelar upacara bendera rutin pada Senin, 14 April 2025. Upacara berlangsung dengan khidmat di halaman utama madrasah dan diikuti oleh seluruh siswa, dewan guru, serta staf tata usaha.
Yang menjadi pembeda dari pelaksanaan upacara kali ini adalah seluruh petugasnya berasal dari anggota pengurus Organisasi Siswa Intra Madrasah (ORSIMA) 2025, yang tampil perdana dengan penuh semangat dan tanggung jawab.
Sebagai pembina upacara, Bu Tunggal Dewi — salah satu guru BK MTsN 3 Mataram — memberikan amanat yang penuh dengan motivasi, nasihat, dan harapan bagi seluruh peserta didik.
Dalam sambutannya, ia mengawali dengan ucapan rasa syukur atas nikmat kesehatan serta kesempatan untuk bisa kembali berkumpul dalam suasana yang baik dan penuh semangat.
“Alhamdulillah, puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT, yang telah memberikan kita kesehatan sehingga bisa mengikuti upacara pagi ini dengan tertib. Shalawat dan salam tak lupa kita haturkan kepada Nabi Muhammad SAW, semoga kita semua mendapat syafaatnya kelak,” ucap Bu Tunggal dalam amanatnya.
Bu Tunggal menyampaikan apresiasi kepada seluruh siswa yang telah menjadi petugas upacara. Ia juga mengungkapkan rasa bangganya bisa bertindak sebagai pembina dalam upacara perdana yang dilaksanakan oleh pengurus ORSIMA tahun 2025.
“Saya tahu kalian sudah berlatih sejak hari Jumat, dan alhamdulillah hari ini bisa melaksanakan tugas dengan sangat baik. Terima kasih kepada seluruh guru pembina dan siswa yang telah berkontribusi,” katanya.
Dalam amanatnya, Bu Tunggal secara khusus memberikan perhatian kepada siswa kelas 9 yang saat ini tengah memasuki masa-masa akhir menjelang kelulusan. Ia menekankan pentingnya menjaga kesehatan, disiplin belajar, dan mempersiapkan diri dengan sebaik mungkin.
“Anak-anakku kelas 9, hari-hari ini adalah masa-masa terakhir kalian di madrasah tercinta ini sebelum melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. Gunakan waktu dengan bijak. Jaga kesehatan, makan dengan teratur, istirahat cukup, dan jangan terlalu banyak panik. Kalian masih harus mengikuti ujian praktik dan beberapa ujian akhir lainnya. Jangan sampai menyesal di akhir karena kurang persiapan,” pesannya.
Tak hanya kepada siswa kelas 9, Bu Tunggal juga mengingatkan siswa kelas 7 dan 8 yang akan menghadapi ujian kenaikan kelas untuk tetap menjaga kesehatan dan semangat belajar.
“Bagi adik-adik kelas 7 dan 8, ingat bahwa sebentar lagi kalian juga akan menghadapi ujian akhir semester. Yang utama adalah menjaga kesehatan. Makan yang baik, jangan hanya makan yang viral-viral saja. Istirahat cukup, kurangi begadang. Jangan terlalu banyak bermain HP atau main game, apalagi bikin konten TikTok yang tidak bermanfaat,” ujarnya mengingatkan.
Dalam akhir amanatnya, Bu Tunggal memberikan pesan penting agar para siswa lebih banyak melakukan aktivitas positif dan menjauhkan diri dari kebiasaan kurang produktif.
“Gunakan waktu kalian untuk hal-hal yang lebih bermanfaat. Jangan sampai kalian menyesal ketika nilai akhir tidak sesuai harapan. Sudah banyak contoh dari kakak-kakak kelas sebelumnya yang menyesal karena kurang mempersiapkan diri,” tambahnya.
Ia juga mengingatkan bahwa semua aktivitas positif yang dilakukan di madrasah, baik belajar, mengikuti upacara, hingga menjalankan tugas organisasi, akan bernilai ibadah jika dilakukan dengan niat baik dan sungguh-sungguh.
Upacara bendera pagi itu diakhiri dengan menyanyikan lagu nasional “Bagimu Negeri” secara bersama-sama. Suasana penuh semangat nasionalisme dan kekompakan sangat terasa di antara para peserta didik dan guru.
Kontributor: Ruslan Wahid, ST
0 Komentar