Selamat datang di website MTsN 3 Mataram, Madrasah Uswah (Unggul, Santun, ber-Wawasan, ber-Akhlak dan Handal)

Ketua Orsima Bicara Silaturahmi, Kepala Madrasah Beri THR: Imtaq Jumat Penuh Ceria

Mataram, 11 April 2025 — Semangat religius menyelimuti lingkungan MTsN 3 Mataram pada Jumat pagi (11/4/2025) dalam kegiatan rutin Imtaq Jumat yang kali ini terasa lebih istimewa. Bertempat di lapangan madrasah, seluruh warga madrasah yang terdiri dari para guru, staf karyawan, dan seluruh siswa turut hadir dan mengikuti kegiatan dengan penuh khidmat. Kegiatan Imtaq ini dipandu dan dilaksanakan oleh pengurus Organisasi Siswa Intra Madrasah (Orsima) periode 2025, sebagai bentuk latihan kepemimpinan sekaligus penguatan karakter siswa.

Rangkaian Kegiatan Imtaq Jumat

Kegiatan dimulai sejak pukul 07.00 WITA dengan salat dhuha berjamaah, yang dilaksanakan di lapangan utama madrasah. Usai salat, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan surat Yasin yang dipimpin secara bergiliran oleh para pengurus Orsima. Setelah itu, seluruh peserta mengikuti pembacaan doa dan lantunan Asmaul Husna yang menggema memenuhi udara pagi dengan suasana yang tenang dan menyejukkan jiwa.

Kegiatan ini dirancang sebagai sarana pembinaan keimanan dan ketakwaan yang tidak hanya bersifat seremonial, namun juga membentuk karakter spiritual siswa dalam kehidupan sehari-hari. Apalagi di bulan Syawal, yang disebut juga sebagai bulan peningkatan (syahrut tarqiyah), kegiatan ini menjadi wadah untuk melanjutkan semangat ibadah pasca-Ramadan.

Ceramah Ketua Orsima: “Silaturahmi di Hari yang Fitri”

Memasuki acara inti, kegiatan dilanjutkan dengan ceramah agama yang disampaikan oleh Ketua Orsima 2025, Reva. Dengan suara mantap dan penuh percaya diri, Reva mengangkat tema “Silaturahmi di Hari yang Fitri” sebagai bahan renungan bagi seluruh warga madrasah.

Dalam ceramahnya, Reva mengutip sabda Rasulullah SAW:

“Barang siapa yang suka diluaskan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka sambunglah tali silaturahmi.” (HR. Bukhari)

Reva menyampaikan bahwa silaturahmi bukan hanya sekadar budaya yang dilakukan saat lebaran, tetapi merupakan perintah agama yang memiliki nilai ibadah besar. Ia juga mengutip firman Allah dalam Surah An-Nisa ayat 1 yang menekankan pentingnya menjaga hubungan kekeluargaan.

“Silaturahmi memiliki banyak manfaat, mulai dari mempererat ukhuwah Islamiyah, menumbuhkan kasih sayang, hingga menghapuskan kebencian. Di era teknologi saat ini, kita tetap bisa menjalin silaturahmi melalui telepon dan media sosial. Yang terpenting adalah menjaga komunikasi dan kepedulian,” ujar Reva, menutup ceramahnya dengan ajakan untuk memperkuat nilai-nilai kebersamaan di antara sesama.

Tausiyah Kepala Madrasah: Kisah Inspiratif dari Rasulullah SAW

Kegiatan dilanjutkan dengan tausiyah dari Kepala MTsN 3 Mataram, H. Marzuki, yang memberikan semangat dan motivasi kepada seluruh peserta. Dalam pembukaannya, beliau menyapa seluruh siswa dengan candaan khas yang menghidupkan suasana, namun tetap sarat makna.

“Mari kita sama-sama melafalkan Alhamdulillah karena Allah masih memberi kita umur panjang untuk bertemu kembali di bulan Syawal ini. Mudah-mudahan apa yang kita lakukan pagi ini—salat dhuha, membaca Yasin, doa bersama, hingga ceramah dan tausiyah—semuanya menjadi amal ibadah yang bernilai pahala di sisi Allah,” tutur beliau.

Dalam tausiyahnya, H. Marzuki menyampaikan sebuah kisah inspiratif dari zaman Rasulullah SAW tentang sedekah, kepedulian sosial, dan keajaiban doa. Cerita ini menggambarkan bagaimana satu jubah yang disedekahkan oleh Nabi Muhammad SAW kepada seorang pengemis, kemudian berpindah tangan beberapa kali dan membawa perubahan besar: pengemis menjadi kaya, seorang budak menjadi merdeka, dan seorang pria buta mendapatkan kembali penglihatannya.

“Sedekah tidak akan membuat kita miskin. Justru sebaliknya, akan menambah keberkahan dan mengangkat derajat kita. Inilah bentuk ibadah sosial yang manfaatnya bisa dirasakan banyak orang,” jelas beliau.

Kuis Interaktif dan Apresiasi untuk Keberanian

Untuk meningkatkan partisipasi siswa, H. Marzuki menutup tausiyahnya dengan kuis interaktif. Beliau menantang siswa untuk menyebutkan tiga manfaat dari sedekah yang terdapat dalam kisah yang baru saja disampaikan. Salah satu siswa, Aidul Fitri dari kelas VIII, dengan berani maju dan menjawab pertanyaan dengan cukup tepat.

“Walaupun jawabannya belum 100 persen benar, tapi karena keberanian dan semangatnya, Aidul berhak mendapatkan THR spesial dari Pak Guru,” ujar H. Marzuki disambut tepuk tangan riuh dari peserta lain.

Penutup

Dalam sambutan akhir, H. Marzuki mengajak seluruh warga madrasah untuk terus memaknai Idulfitri sebagai momentum peningkatan kualitas diri, baik dari sisi spiritual, sosial, maupun akademik.

“Mari kita jadikan madrasah ini sebagai tempat lahirnya generasi cerdas, religius, dan berakhlak mulia. Dengan semangat silaturahmi dan kepedulian sosial, kita semua bisa menjadi pribadi yang bermanfaat bagi sesama,” tutupnya.

Melalui kegiatan ini, MTsN 3 Mataram kembali meneguhkan komitmennya dalam membina siswa tidak hanya dari aspek intelektual, namun juga spiritual dan sosial, demi mencetak generasi madani yang siap menyongsong masa depan gemilang.

Kontributor : Ruslan Wahid

Editor : Humas

0 Komentar