



Mataram— Mengawali hari pertama masuk sekolah setelah libur Ramadhan dan Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah, keluarga besar MTsN 3 Mataram menggelar kegiatan Halal Bihalal pada Rabu pagi (9/4). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh elemen madrasah, mulai dari kepala madrasah, dewan guru, staf tata usaha, tenaga kebersihan, hingga seluruh peserta didik dari kelas VII, VIII, dan IX. Suasana kebersamaan dan kekeluargaan terasa kental di halaman madrasah yang sejak pagi telah dipenuhi dengan wajah-wajah ceria para siswa dan guru.
Acara diawali dengan doa pagi bersama dan pembukaan oleh pembawa acara yang dipandu langsung oleh Waka Kesiswaan H. Hasniati Muzayyanah, kemudian dilanjutkan dengan tausiyah sekaligus sambutan dari Kepala MTsN 3 Mataram, H. Marzuki, S.Pd. Dalam ceramahnya yang penuh semangat, beliau mengajak seluruh warga madrasah untuk menjadikan bulan Syawal sebagai momentum peningkatan diri setelah menjalani pelatihan spiritual selama sebulan penuh di bulan Ramadhan.
“Bulan Syawal ini dikenal sebagai bulan peningkatan. Setelah kita digembleng selama tiga puluh hari dalam latihan kedisiplinan, kejujuran, kesabaran, dan kepedulian terhadap sesama, maka sekarang saatnya kita mengukur, apakah kita mengalami perubahan?” ucap H. Marzuki di hadapan para guru dan siswa.
Dalam ceramah yang disampaikan dengan gaya khas dan interaktif, Kepala Madrasah juga mengajak siswa dari setiap jenjang untuk mengangkat tangan, sebagai bentuk kehadiran dan partisipasi dalam kegiatan. Hal ini menambah suasana menjadi lebih akrab dan hidup.
“Angkat tangan yang kelas 9 dulu… sekarang kelas 8… kelas 7 mana suaranya?” tanya beliau dengan senyum lebar, disambut antusias siswa yang langsung merespons.
Lebih lanjut, beliau mengingatkan bahwa kegiatan Halal Bihalal bukan sekadar tradisi, tetapi bagian dari penguatan karakter dan ajaran Islam yang luhur, yaitu saling memaafkan dan menjaga hubungan baik antar sesama.
“Mungkin selama setahun terakhir ini, ada kata-kata, perbuatan, atau sikap kita yang tanpa sengaja melukai perasaan orang lain. Maka, mari kita saling membuka hati dan saling memaafkan. Karena orang yang kuat adalah bukan hanya yang bisa menahan amarah, tapi juga yang mampu memaafkan,” pesan beliau dengan penuh makna.
Meskipun tidak bisa mengikuti acara hingga selesai karena harus menghadiri kegiatan lain bersama beberapa kepala madrasah di sebuah pondok pesantren, H. Marzuki menyampaikan harapannya agar semangat kebersamaan dan ukhuwah Islamiyah senantiasa tertanam dalam kehidupan warga madrasah.
“Pak Guru pamit lebih awal ya, karena ada undangan di Pondok Pesantren Bapak Kakanwil di Bunder Lombok Tengah. Tapi mudah-mudahan suasana hangat ini tetap terasa sampai akhir acara. Semoga kita semua senantiasa dalam lindungan Allah SWT, diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menjalani aktivitas kita di madrasah.” Pungkasnya.
Setelah tausiyah, acara dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustaz Lalu Saifullah, S.Pd. Dalam doanya, beliau memohon agar seluruh warga madrasah diberikan keberkahan hidup, kelancaran rezeki, dan kemudahan dalam menuntut ilmu.




Puncak acara ditandai dengan kegiatan bersalaman dan saling memaafkan, diawali oleh para siswi dari kelas VII hingga kelas IX yang berbaris rapi untuk bersalaman dengan para guru, staf karyawan, dan dilanjutkan oleh siswa putra dan meraka bersalaman dengan sesama teman. Suana haru dan tawa ringan menghiasi prosesi tersebut, memperlihatkan betapa momen ini sangat dirindukan dan berarti bagi semua pihak.
Sebagai bagian dari pembentukan karakter dan pembelajaran sosial, kegiatan Halal Bihalal di MTsN 3 Mataram tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi menjadi ajang untuk mempererat persaudaraan, meningkatkan kepekaan emosional, serta menanamkan nilai-nilai luhur dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan madrasah.
Dengan semangat Syawal, seluruh warga MTsN 3 Mataram siap melanjutkan kegiatan belajar mengajar dengan semangat baru, hati yang bersih, dan tekad untuk menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya.
Kontributor : Ruslan Wahid
Editor : Humas
0 Komentar