Selamat datang di website MTsN 3 Mataram, Madrasah Uswah (Unggul, Santun, ber-Wawasan, ber-Akhlak dan Handal)

MTsN 3 Mataram Hidupkan Tradisi Khataman Qur’an Rutin, Wujudkan Generasi Qur’ani yang Berakhlak Mulia


Mataram
– Suasana religius menyelimuti halaman MTsN 3 Mataram pada Sabtu pagi (20/9/2025) ketika ratusan siswa berkumpul untuk mengikuti kegiatan khataman Qur’an rutin bulanan. Dengan duduk rapi beralaskan sajadah dan mushaf di tangan, mereka melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an secara bergiliran hingga khatam. Kegiatan ini merupakan agenda tetap madrasah yang dilaksanakan setiap pekan ketiga pada tiap bulan sebagai upaya menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an dan membentuk karakter religius di kalangan peserta didik.

Sejak pagi hari, siswa-siswi MTsN 3 Mataram dengan penuh antusias datang membawa mushaf masing-masing. Mereka duduk berbaris rapi, dipandu oleh pembina tahsin dan guru-guru pendamping. Lantunan ayat suci yang dibaca bersama-sama menciptakan suasana teduh, menenangkan, sekaligus penuh kekhusyukan. Tidak hanya siswa, para guru, tenaga kependidikan, serta mahasiswa PPL dari Universitas Mataram (Unram) dan UIN Mataram juga turut serta dalam kegiatan tersebut.

Kegiatan khataman ini diawali dengan sholat dhuha dan doa bersama, lalu ditutup dengan doa khatmil Qur’an. Tradisi ini tidak sekadar rutinitas, melainkan bagian penting dari program pembinaan karakter di MTsN 3 Mataram yang mengintegrasikan nilai-nilai religius dalam kehidupan sekolah sehari-hari.

Bapak Bayanan, guru sekaligus pembina Tahsin Qur’an MTsN 3 Mataram, menegaskan bahwa khataman Qur’an bulanan ini memiliki makna mendalam bagi perkembangan spiritual siswa.

“Kegiatan ini bukan sekadar membaca Al-Qur’an sampai khatam, tetapi lebih dari itu. Kami ingin menanamkan kesadaran kepada anak-anak bahwa Al-Qur’an adalah pedoman hidup yang harus mereka cintai, pahami, dan amalkan. Dengan kegiatan ini, kami harap siswa semakin terbiasa mendekatkan diri dengan Al-Qur’an, bukan hanya di sekolah, tapi juga di rumah masing-masing,” ungkapnya saat dikonfirmasi disela-sela mendampingi siswa.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu mencetak generasi Qur’ani yang berakhlak mulia, disiplin, dan berkarakter. “Madrasah ini berkomitmen mencetak generasi yang cerdas intelektual sekaligus kuat spiritualnya. Al-Qur’an menjadi fondasi utama dalam membentuk pribadi siswa agar siap menghadapi tantangan zaman,” jelasnya.

Salah satu siswa Suzan Aulia Oktavia, merupakan siswi kelas IX 1 yang turut mengikuti kegiatan ini, mengaku sangat senang bisa terlibat dalam khataman bulanan.

“Saya merasa tenang dan damai setiap kali membaca Al-Qur’an bersama teman-teman. Kegiatan ini membuat saya semakin termotivasi untuk lebih rajin membaca di rumah. Saya juga merasa lebih dekat dengan Allah, dan yang paling berkesan adalah kebersamaan dengan teman-teman yang sama-sama berusaha istiqamah dalam mengkhatamkan Al-Qur’an,” ujarnya dengan penuh semangat.

Suzan menambahkan bahwa kegiatan ini juga mendorong dirinya untuk lebih disiplin membagi waktu belajar dengan tilawah. “Kadang kalau di rumah kita sibuk dengan tugas sekolah atau kegiatan lain, tapi dengan adanya program ini saya jadi termotivasi untuk selalu meluangkan waktu membaca Qur’an setiap hari,” tambahnya.

Kegiatan khataman Qur’an ini juga mendapatkan dukungan dari mahasiswa PPL yang sedang bertugas di MTsN 3 Mataram, baik dari Universitas Mataram (Unram) maupun Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram. Kehadiran mereka memberikan energi baru dalam pelaksanaan program keagamaan madrasah.

Para mahasiswa PPL tidak hanya menjadi pendamping teknis dalam jalannya kegiatan, tetapi juga ikut serta membaca dan menyemangati para siswa. Beberapa di antaranya juga memberikan motivasi ringan tentang pentingnya membaca dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala MTsN 3 Mataram dalam kesempatan terpisah menyampaikan apresiasi terhadap seluruh pihak yang terlibat. Ia menegaskan bahwa kegiatan khataman Qur’an rutin ini adalah wujud nyata komitmen madrasah dalam mewujudkan visi dan misi membentuk generasi yang berilmu, beriman, dan berakhlak mulia.

“Kegiatan ini harus terus dilestarikan karena manfaatnya sangat besar. Selain menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, kegiatan ini juga mendidik siswa untuk disiplin, sabar, dan menghargai nilai-nilai spiritual dalam kehidupan mereka,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada guru, pembina, mahasiswa PPL, serta siswa yang telah berpartisipasi dengan penuh semangat.

Di tengah arus modernisasi dan tantangan era digital, kegiatan khataman Qur’an seperti ini menjadi benteng moral yang sangat penting. Tradisi membaca dan mengkhatamkan Al-Qur’an secara bersama-sama di lingkungan madrasah bukan hanya membiasakan siswa dekat dengan kitab suci, tetapi juga mengajarkan nilai-nilai kebersamaan, saling menghargai, dan cinta damai.

Marzuki menekankan bahwa membentuk generasi Qur’ani bukan pekerjaan instan. Diperlukan kesabaran, konsistensi, dan pembiasaan terus-menerus. “Anak-anak ini adalah generasi penerus. Jika sejak dini mereka sudah terbiasa membaca dan memahami Al-Qur’an, insya Allah mereka akan tumbuh menjadi pribadi yang kuat iman dan akhlaknya. Inilah tujuan utama dari program ini,” tegasnya.

Kegiatan khataman Qur’an rutin di MTsN 3 Mataram bukan hanya sebuah agenda keagamaan, tetapi juga bagian dari upaya besar madrasah dalam membentuk generasi Qur’ani yang unggul. Dengan dukungan penuh dari guru, siswa, serta mahasiswa PPL, kegiatan ini terus berjalan dengan penuh semangat dan khidmat.

Harapannya, kegiatan ini tidak hanya berhenti di lingkungan sekolah, tetapi mampu menjadi kebiasaan yang terbawa ke rumah dan lingkungan masyarakat. Agar, Al-Qur’an benar-benar hadir dalam kehidupan siswa, bukan hanya sebagai bacaan, tetapi sebagai pedoman hidup yang menuntun setiap langkah mereka.

Redaksi : Ruslan Wahid, ST

0 Komentar