Selamat datang di website MTsN 3 Mataram, Madrasah Uswah (Unggul, Santun, ber-Wawasan, ber-Akhlak dan Handal)

Upacara Hari Kesaktian Pancasila di MTsN 3 Mataram: Momentum Menguatkan Persatuan Bangsa

Mataram- Langit pagi di MTsN 3 Mataram, Rabu (1/10/2025), tampak cerah meski sesekali awan tipis melintas. Suasana penuh khidmat dan semangat nasionalisme menyelimuti lapangan upacara ketika ratusan peserta dari berbagai unsur hadir untuk mengikuti Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila.

MTsN 3 Mataram

Acara ini menjadi sangat istimewa karena dihadiri oleh jajaran pimpinan Kementerian Agama Kota Mataram. Turut hadir Kepala Kantor Kemenag Kota Mataram, H. Hamdun, S.Ag, MH.I, beserta Kasubbag TU, para Kepala Seksi dan Penyelenggara, Kelompok Kerja Pengawas PA & Pengawas Madrasah, Kepala KUA Kecamatan se-Kota Mataram, Kepala Madrasah Negeri dan Swasta, Kepala Urusan Tata Usaha Madrasah Aliyah dan Tsanawiyah, para penghulu, penyuluh, ASN maupun Non ASN, serta para guru PAI dan guru madrasah se-Kota Mataram. Kehadiran yang begitu lengkap mencerminkan kekompakan keluarga besar Kemenag Kota Mataram dalam menjaga dan merawat nilai-nilai Pancasila.

Jalannya Upacara yang Penuh Khidmat


Sejak pagi, para peserta upacara sudah mulai memadati lapangan MTsN 3 Mataram. Suasana tertib dan rapi terlihat dari barisan siswa, guru, dan tamu undangan yang berdiri dengan sikap sempurna. Tepat waktu, komandan upacara memasuki lapangan, disambut penghormatan dari peserta. Tak lama berselang, pembina upacara, Kakankemenag Kota Mataram H. Hamdun, dengan langkah tegas menuju mimbar upacara.

Acara diawali dengan laporan kesiapan komandan upacara, dilanjutkan dengan pengibaran bendera Merah Putih yang diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya. Momen ini menjadi bagian paling sakral, di mana seluruh peserta upacara berdiri tegak, menundukkan hati, dan menatap sang saka Merah Putih berkibar di angkasa. Rasa nasionalisme dan cinta tanah air terpancar dari wajah-wajah para peserta.

Setelah itu, suasana semakin khidmat ketika mengheningkan cipta dipimpin oleh pembina upacara. Sejenak seluruh peserta larut dalam doa, mengenang jasa para pahlawan yang telah berkorban demi kemerdekaan bangsa.

Rangkaian selanjutnya adalah pembacaan teks Pancasila oleh pembina upacara yang diikuti dengan lantang oleh seluruh peserta. Suara serempak itu menggema di lapangan, seolah mengukuhkan komitmen bersama bahwa Pancasila akan terus menjadi landasan hidup bangsa Indonesia.

Acara berlanjut dengan pembacaan naskah Pembukaan UUD 1945 serta Ikrar Kesetiaan kepada NKRI. Kedua naskah itu dibacakan dengan penuh semangat, menegaskan tekad seluruh peserta untuk menjaga persatuan bangsa dari segala ancaman yang datang.

Amanat Kakankemenag: Pancasila Perekat Bangsa

MTsN 3 Mataram

Memasuki inti acara, pembina upacara, H. Hamdun, S.Ag, MH.I, menyampaikan amanat yang sangat penting dan penuh makna. Beliau mengawali dengan salam pembuka yang mencerminkan keragaman agama dan budaya di Indonesia:

“Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, Shalom, Om Swastiastu, Namo Buddhaya, Salam Kebajikan, Rahayu untuk kita semua.”

Dalam amanatnya, beliau menegaskan bahwa Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati setiap 1 Oktober bukan hanya sekadar kegiatan seremonial, tetapi sebuah momentum untuk kembali mengingat bahwa Pancasila adalah dasar negara, ideologi, sekaligus perekat bangsa Indonesia.

“Hari Kesaktian Pancasila tahun 2025 ini mengusung tema Pancasila Perekat Bangsa untuk Indonesia Raya. Tema ini mengingatkan kita semua bahwa keberagaman suku, agama, budaya, dan bahasa di Indonesia harus disatukan dalam bingkai Pancasila. Hanya dengan itulah bangsa kita tetap kokoh dan bersatu menuju cita-cita Indonesia yang adil, makmur, dan sejahtera,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, Pancasila tidak boleh berhenti hanya pada hafalan atau seremoni, tetapi harus diterapkan dalam tindakan nyata.

“Mari kita jadikan peringatan ini sebagai pengingat untuk terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Kita harus mengedepankan persatuan di atas perbedaan, menjaga kerukunan, menumbuhkan toleransi, serta bekerja keras dengan semangat gotong royong demi kejayaan bangsa dan negara,” tegas Hamdun.

Sebagai penutup amanat, beliau mengajak seluruh peserta upacara untuk bersama-sama berkomitmen menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Dengan semangat Hari Kesaktian Pancasila, marilah kita bulatkan tekad untuk menjaga keutuhan NKRI dan mengisi kemerdekaan dengan karya serta pengabdian terbaik. Pancasila Jaya! Indonesia Maju! Indonesia Raya!”

Penyerahan Penghargaan untuk Siswa Berprestasi

MTsN 3 Mataram

Setelah penyampaian amanat, suasana upacara semakin meriah dengan penyerahan piala dan piagam penghargaan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat Kota Mataram. MTsN 3 Mataram patut berbangga karena dua siswinya berhasil meraih prestasi gemilang. Kedua siswa tersebut adalah :

  • Suzan Aulia Oktavia meraih juara di bidang IPA.
  • Gita Lutfia Putri meraih juara di bidang IPS.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung di hadapan seluruh peserta upacara oleh Kakankemenag Kota Mataram H. Hamdun yang didampingi oleh Kepala MTsN 3 Mataram H. Marzuki.

Acara dilanjutkan dengan menyanyikan lagu wajib nasional dan Mars MTsN 3 Mataram yang dikumandangkan dengan penuh semangat oleh tim paduan suara. 

Penutup Upacara

Upacara Hari Kesaktian Pancasila

Upacara kemudian ditutup dengan pembacaan doa yang khusyuk, laporan akhir dari komandan upacara, serta penghormatan terakhir kepada pembina upacara. Setelah itu, peserta upacara dibubarkan dengan tertib. 

Upacara Hari Kesaktian Pancasila tahun 2025 di MTsN 3 Mataram berjalan dengan tertib, khidmat, dan penuh makna. Kehadiran jajaran pimpinan Kemenag Kota Mataram hingga para guru dan siswa menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila masih kokoh berdiri di tengah masyarakat.

Lebih dari sekadar seremoni, peringatan ini menjadi pengingat bahwa Pancasila adalah jiwa bangsa yang harus terus dijaga, diamalkan, dan diwariskan dari generasi ke generasi.

Dengan semangat “Pancasila Perekat Bangsa untuk Indonesia Raya”, mari kita terus menjaga persatuan, memperkuat toleransi, dan membangun Indonesia yang maju, adil, dan sejahtera.

Redaksi oleh: Ruslan Wahid

0 Komentar