Selamat datang di website MTsN 3 Mataram, Madrasah Uswah (Unggul, Santun, ber-Wawasan, ber-Akhlak dan Handal)

MTsN 3 Mataram Gelar Istighosah dan Penggalangan Dana untuk Korban Bencana Sumut, Sumbar, dan Aceh

Siswa membaca doa-doa istighosah
Mataram- Dalam upaya menanamkan nilai kepedulian dan solidaritas kemanusiaan kepada seluruh warga madrasah, MTsN 3 Mataram menyelenggarakan kegiatan Istighosah dan Penggalangan Dana untuk membantu korban bencana alam yang terjadi di Sumatera Utara (Sumut), Sumatera Barat (Sumbar), dan Aceh. Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat, 12 Desember 2025 ini diikuti secara penuh oleh seluruh guru, staf karyawan, serta 625 siswa kelas VII, VIII, dan IX.

Acara dimulai sejak pagi pukul 07.00 dengan suasana yang tenang dan penuh kekhidmatan. Seluruh warga madrasah terlebih dahulu melaksanakan Sholat Dhuha di halaman madrasah. Kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk ibadah, tetapi juga sarana menenangkan hati sebelum memasuki rangkaian doa bersama. 

Kepala Madrasah bersama guru-guru mengikuti kegiatan istighosah

Setelah pelaksanaan sholat, seluruh peserta duduk rapi untuk melanjutkan ke sesi berikutnya, yaitu pembacaan doa Istighosah, pembacaan Surat Yasin, serta zikir dan doa untuk keselamatan bangsa, khususnya bagi masyarakat yang terdampak bencana di tiga provinsi tersebut.

Bencana alam yang terjadi di Sumut, Sumbar, dan Aceh beberapa waktu terakhir tepatnya 25 November 2025 menyebabkan kerusakan rumah warga, fasilitas umum, dan menelan banyak korban. Melihat kondisi tersebut, MTsN 3 Mataram merasa terpanggil untuk ikut berkontribusi memberikan bantuan moral dan material.

Dalam sambutannya, Kepala MTsN 3 Mataram, H. Marzuki, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pendidikan karakter dan pembiasaan nilai kemanusiaan.

“Hari ini kita berkumpul bukan hanya untuk berdoa bersama, tetapi untuk menunjukkan rasa empati kita sebagai sesama umat manusia. Saudara-saudara kita di Sumut, Sumbar, dan Aceh sedang menghadapi kesulitan besar akibat bencana. Dengan doa dan bantuan yang kita kumpulkan hari ini, kita ingin menyampaikan pesan bahwa kita hadir bersama mereka,” ujar H. Marzuki.

“Inilah pendidikan hakiki yang ingin kita tanamkan kepada seluruh siswa: kepekaan sosial, solidaritas, dan kepedulian. Kita berharap kegiatan seperti ini membentuk karakter generasi muda yang tidak hanya cerdas dalam ilmu, tetapi juga kuat dalam akhlak dan kepedulian,” tambahnya.

Siswa memberikan donasi

Setelah seluruh rangkaian doa selesai, acara dilanjutkan dengan penggalangan dana kemanusiaan. Kotak-kotak donasi yang telah disiapkan oleh petugas dari Orsima berkeliling menyodorkan ditengah-tengah siswa, dan siswa rame-rame dengan antusias memberikan donasi terbaik mereka. 


Guru dan staf karyawan juga turut menunjukkan kepeduliannya dengan ikut berdonasi. Suasana terasa sangat menyentuh ketika seluruh warga madrasah, tanpa melihat besar kecilnya sumbangan, menunjukkan semangat berbagi.

Kepala Madrasah bersama guru-guru ikut serta memberikan donasi

Penanggung jawab penggalangan dana dari pihak Pembina Imtaq H. Abdul Majid mencatat bahwa antusiasme siswa cukup tinggi sehingga pada hari ini donasi terkumpul Rp. 6.165.000 (Enam juta seratus enam puluh lima ribu rupiah). Dana yang terkumpul akan disalurkan melalui lembaga kemanusiaan resmi agar dapat segera sampai kepada para korban di tiga provinsi tersebut. Transparansi dan akuntabilitas juga menjadi perhatian utama panitia agar bantuan dapat dipertanggungjawabkan dengan jelas.

Selain sebagai bentuk kepedulian, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat karakter religius dan sosial seluruh warga MTsN 3 Mataram. Melalui kegiatan istighosah dan penggalangan dana seperti ini, madrasah berharap mampu menanamkan nilai-nilai sedekah, empati, dan gotong-royong.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama agar seluruh warga yang terdampak bencana diberi kekuatan dan ketabahan, serta agar bangsa Indonesia senantiasa dilindungi dari musibah. 

Redaksi oleh: Ruslan Wahid 

0 Komentar