Mataram – Memasuki awal tahun 2026 bertepatan dengan awal semester genap MTsN 3 Mataram kembali melaksanakan kegiatan rutin Iman dan Taqwa (Imtaq) Jum’at pada Jum’at, 9 Januari 2026.
Kegiatan yang berlangsung khidmat ini sekaligus dirangkaikan dengan pelepasan salah satu guru terbaik, Bapak Delun, S.PdI, yang telah resmi memasuki masa purna tugas per 31 Desember 2025.
Kegiatan Imtaq Jum’at diikuti oleh seluruh peserta didik, guru, dan tenaga kependidikan MTsN 3 Mataram. Seperti biasa, kegiatan diawali dengan shalat Dhuha berjamaah, dilanjutkan dengan pembacaan doa, pembacaan Surah Yasin, zikir dan doa bersama, serta pembacaan Asmaul Husna.
Suasana religius terasa kuat, terlebih karena kegiatan ini menjadi Imtaq pertama di awal tahun 2026.
Usai rangkaian ibadah, Kepala MTsN 3 Mataram H. Marzuki menyampaikan amanat dan tausiah di hadapan seluruh warga madrasah.
Dalam sambutannya, ia mengajak seluruh peserta untuk bersyukur atas nikmat iman, Islam, kesehatan, dan kesempatan sehingga dapat kembali melaksanakan kegiatan Imtaq di awal tahun baru.
“Alhamdulillahi rabbil ‘alamin, Allah Subhanahu wa Ta’ala masih memberikan kita keimanan, keislaman, kesehatan, dan kesempatan. Pada Jum’at pertama di bulan Januari dan tahun 2026 ini, kita kembali melaksanakan kegiatan Imtaq. Mudah-mudahan kegiatan ini menjadi bekal bagi kita semua untuk menjadi pribadi yang lebih baik,” ujarnya.
H. Marzuki juga mengingatkan pentingnya meneladani ajaran Nabi Muhammad SAW dengan senantiasa bershalawat dan mengamalkan risalah beliau dalam kehidupan sehari-hari, sebagai jalan menuju keselamatan dan kebahagiaan dunia akhirat.
Dalam tausiah tersebut, Kepala Madrasah menyinggung keistimewaan bulan Rajab, serta mengaitkannya dengan makna Surah Al-‘Ashr (Surah ke-103) yang menegaskan bahwa manusia berada dalam kerugian kecuali mereka yang beriman, beramal saleh, saling menasihati dalam kebenaran, dan kesabaran.
“Berbuat baik kepada sesama, kepada guru, dan kepada kedua orang tua adalah bentuk amal saleh. Inilah ciri anak-anak saleh yang termasuk golongan orang-orang yang beruntung dan bermanfaat bagi sesama,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh peserta didik MTsN 3 Mataram yang berjumlah sekitar 625 siswa untuk saling menjaga, saling memahami, serta menumbuhkan rasa terima kasih dan hormat kepada para guru yang telah mendidik mereka.
Momentum Imtaq Jum’at ini terasa semakin haru ketika dilanjutkan dengan acara pelepasan Bapak Delun, S.PdI, yang telah mengabdikan diri sebagai pendidik di MTsN 3 Mataram dan resmi memasuki masa purna tugas.
“Secara kalender, beliau telah purna tugas pada 31 Desember 2025. Namun karena pada waktu itu belum sempat kita berpamitan, maka pada pagi hari ini kita lepas beliau dengan doa dan saling memaafkan. Tidak ada manusia yang luput dari kekhilafan,” tutur H. Marzuki.
Iapun mengajak seluruh siswa dan guru untuk melepas Bapak Delun dengan doa terbaik, seraya berharap agar beliau senantiasa diberikan kesehatan, keberkahan usia, serta ketenangan dalam menjalani masa purna tugas.
Sebagai penutup, kegiatan dilanjutkan dengan salam-salaman, di mana seluruh siswa dan guru secara bergantian berjabat tangan dengan Bapak Delun, S.PdI, sebagai bentuk penghormatan, rasa terima kasih, dan doa atas jasa beliau selama mengabdi di dunia pendidikan.
Kegiatan Imtaq Jum’at ini tidak hanya menjadi sarana pembinaan spiritual, tetapi juga momentum memperkuat nilai akhlak, keteladanan, rasa hormat kepada guru, serta menanamkan budaya saling mendoakan dan menghargai jasa para pendidik di MTsN 3 Mataram.
Redaksi oleh: Ruslan Wahid

0 Komentar