Mataram — Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 3 Mataram kembali melaksanakan kegiatan upacara bendera rutin pada Senin, 2 Februari 2026, bertempat di halaman madrasah. Upacara diikuti oleh seluruh warga madrasah, mulai dari kepala madrasah, wakil kepala, dewan guru, tenaga kependidikan, hingga seluruh peserta didik.
Bertindak sebagai petugas upacara adalah siswa Kelas VII 5 yang telah mempersiapkan diri melalui latihan sebelumnya. Sementara itu, pembina upacara pada kesempatan tersebut adalah Ibu Hj. Hadiani, S.Pd.
Upacara berlangsung dengan tertib dan khidmat. Meski masih terdapat beberapa catatan teknis dalam pelaksanaan, secara umum kegiatan berjalan lancar dan menunjukkan kesiapan petugas upacara dalam menjalankan tugasnya.
Dalam amanatnya, Ibu Hj. Hadiani, S.Pd. mengawali dengan ungkapan rasa syukur kepada Allah Swt. karena seluruh warga madrasah masih diberikan kesehatan dan kesempatan untuk berkumpul mengikuti upacara. Ia juga mengajak peserta upacara untuk senantiasa meneladani Rasulullah Nabi Muhammad saw. serta berharap agar kecintaan kepada beliau kelak mendatangkan syafaat di hari akhir.
Pembina upacara menyampaikan apresiasi kepada para petugas upacara yang telah berlatih dan berproses dengan sungguh-sungguh. Menurutnya, kesempurnaan adalah hal yang sulit dicapai, namun kesiapan dan usaha maksimal patut dihargai. Ia juga memberikan beberapa catatan evaluatif, seperti pada aspek penyesuaian suara dengan musik saat pengibaran bendera, pembacaan Undang-Undang Dasar 1945 yang perlu memperhatikan intonasi, penekanan, serta jeda bacaan agar lebih jelas dan bermakna.
Ibu Hj. Hadiani juga memberikan penghargaan kepada pembina dan pelatih upacara yang telah berkolaborasi dengan wali kelas sehingga penampilan petugas upacara dapat terlaksana dengan baik. Menurutnya, kerja sama yang solid merupakan kunci keberhasilan dalam setiap kegiatan madrasah.
Memasuki inti amanat, pembina upacara menyoroti salah satu frasa penting dalam visi dan misi MTsN 3 Mataram, yaitu kata “cerdas” yang bermuara pada akhlakul karimah. Ia menegaskan bahwa kecerdasan tidak semata-mata diukur dari perolehan nilai akademik atau peringkat kelas, melainkan juga dari kemampuan peserta didik dalam mengelola rasa dan sikap.
Ia menjelaskan bahwa perbedaan kemampuan belajar di kelas merupakan hal yang wajar. Ada siswa yang cepat memahami pelajaran, ada pula yang membutuhkan waktu lebih lama. Oleh karena itu, siswa yang lebih cepat memahami diharapkan mampu membantu dan membimbing temannya, bukan justru memilih berkelompok hanya dengan teman yang dianggap pintar. Menurutnya, kecerdasan sejati tercermin dari kemampuan bekerja sama dan kepedulian terhadap sesama.
Selain itu, pembina upacara juga menekankan pentingnya rasa peduli terhadap lingkungan, khususnya kebiasaan membuang sampah pada tempatnya. Ia menyayangkan masih ditemukannya sampah di kelas dan lingkungan sekolah, bahkan ada yang hanya ditendang saat berada di jalan. Hal tersebut, menurutnya, menunjukkan kepekaan rasa yang masih perlu dilatih sejak dini.
“Cerdas itu bukan hanya angka, tetapi bagaimana kita peka, peduli, dan mampu mengelola rasa. Kalau tidak dilatih dari sekarang, kapan lagi?” ungkapnya dalam amanat tersebut.
Pada bagian akhir, Ibu Hj. Hadiani, S.Pd. juga mengaitkan kecerdasan dengan kemampuan memilih secara bijak, terutama menjelang pemilihan pengurus Organisasi Siswa Intra Madrasah (Orsima). Ia mengingatkan agar peserta didik menentukan pilihan berdasarkan visi, misi, dan program kerja calon, bukan karena faktor pertemanan, kedekatan, atau rasa suka semata.
Menurutnya, proses pemilihan ini merupakan latihan awal bagi peserta didik dalam menentukan pemimpin, yang kelak akan mereka hadapi di lingkungan yang lebih luas di masa depan.
Amanat diakhiri dengan harapan agar seluruh rangkaian kegiatan upacara dan proses pembelajaran di MTsN 3 Mataram senantiasa mendapatkan rahmat, keberkahan, dan rida dari Allah Swt. Upacara pun ditutup dengan doa dan salam.
Dengan terlaksananya upacara bendera ini, diharapkan nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kepedulian, serta kecerdasan berakhlak dapat terus tumbuh dan menguat dalam diri seluruh peserta didik MTsN 3 Mataram.
Redaksi oleh: Ruslan Wahid, ST

0 Komentar