Kegiatan khataman Al-Qur’an hari kedua di MTsN 3 Mataram tetap terlaksana dengan penuh kekhusyukan pada rangkaian kegiatan Ramadan 1447 H, meskipun berlangsung dalam kondisi cuaca yang kurang bersahabat. Hujan yang turun secara terus-menerus sejak pagi hingga siang hari berdampak pada jumlah kehadiran siswa di masing-masing kelas, yang terlihat lebih sedikit dibandingkan hari pertama.
Kendati demikian, siswa yang hadir tetap mengikuti kegiatan dengan semangat dan sikap tertib. Pelaksanaan khataman Al-Qur’an tetap mengacu pada pembagian kelompok dan surat-surat Al-Qur’an yang telah ditetapkan oleh panitia pelaksana. Setiap kelompok berupaya menyelesaikan bagian bacaan yang menjadi tanggung jawabnya, sehingga rangkaian tilawah tetap berjalan sesuai dengan perencanaan.
Peran guru-guru dan wali kelas kembali menjadi bagian penting dalam kegiatan hari kedua ini. Mereka mendampingi siswa, memastikan bacaan berjalan dengan baik, sekaligus memberikan penguatan agar peserta didik tetap termotivasi meskipun jumlah peserta terbatas. Kehadiran pendidik di tengah suasana hujan menjadi simbol keteladanan dan komitmen bersama dalam memuliakan Al-Qur’an.
Suasana kegiatan terasa lebih tenang dan syahdu. Rintik hujan yang terus turun seolah menjadi latar alami yang menambah kekhusyukan lantunan ayat-ayat suci. Di tengah keterbatasan jumlah peserta, nilai kebersamaan dan keikhlasan justru semakin terasa. Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa semangat beribadah tidak selalu ditentukan oleh banyaknya peserta, tetapi oleh kesungguhan hati dalam menjalankannya.
Melalui pelaksanaan khataman Al-Qur’an hari kedua ini, MTsN 3 Mataram terus berupaya menanamkan nilai keteguhan, keistiqamahan, dan kecintaan terhadap Al-Qur’an kepada para siswa. Hujan yang turun tidak menjadi penghalang, melainkan menjadi bagian dari pembelajaran spiritual bahwa dalam kondisi apa pun, mendekatkan diri kepada Allah SWT tetap menjadi prioritas utama selama bulan suci Ramadan.

























0 Komentar