Selamat datang di website MTsN 3 Mataram, Madrasah Uswah (Unggul, Santun, ber-Wawasan, ber-Akhlak dan Handal)

Perkuat Literasi dan Karakter Digital Siswa, MTsN 3 Mataram Gelar Outing Class Nobar Film Cyberbullying

MTsN 3 Mataram

Mataram — Dalam rangka memperkuat pendidikan karakter serta meningkatkan literasi digital peserta didik, MTsN 3 Mataram melaksanakan kegiatan outing class berupa nonton bareng (nobar) film edukatif berjudul Cyberbullying. Kegiatan ini dilaksanakan di Mall Mataram, Jalan Pejanggik, Kota Mataram, dan diikuti oleh seluruh siswa kelas VII, VIII, dan IX dengan pendampingan langsung dari guru serta tenaga kependidikan.

Kegiatan outing class ini dirancang sebagai bagian dari pembelajaran kontekstual di luar kelas, dengan tujuan memberikan pengalaman belajar yang bermakna sekaligus menyenangkan bagi siswa. Melalui media film, siswa diajak untuk memahami secara nyata dampak negatif perundungan digital (cyberbullying) yang kini semakin marak di kalangan remaja, khususnya di era media sosial.

Pelaksanaan Kegiatan Berdasarkan Sesi 

Untuk menjaga ketertiban, kenyamanan, dan efektivitas kegiatan, pelaksanaan nobar dibagi menjadi tiga sesi berdasarkan jenjang kelas. Sesi pertama diperuntukkan bagi siswa kelas VII yang dilaksanakan pada pukul 09.00–10.45 WITA. Pada sesi ini, siswa kelas VII didampingi oleh sejumlah guru, yaitu Eri Hendrawati, Mariani Shaqina, Ali, Yulia Khairani, Dewi Asriati, Huswatun Hasanah, Muhammad Rasyidi, H. Abdul Majid, Bayanan, L. Tarmizi, Hj. Hadiani, Hj. Hasniati, serta Kepala Madrasah. Kehadiran para guru pendamping memastikan siswa mengikuti kegiatan dengan tertib, aman, dan penuh tanggung jawab.

Selanjutnya, sesi kedua diikuti oleh siswa kelas VIII yang berlangsung pada pukul 11.00–12.45 WITA. Pada sesi ini, pendampingan dilakukan oleh Hj. Komala Dewi, Hurun In, Hj. Karyatin Z, Dinia Afriani, Siti Azizah, Nurul Apriani, Nur Ahyani, Keman, Irwansyah, Usman Ishak, Franky Agus, Elis Sulistiya, serta H. Ahmad Muzayyin. Para guru pendamping tidak hanya mengawasi jalannya kegiatan, tetapi juga memberikan arahan dan pembinaan agar siswa mampu menangkap pesan moral dari film yang ditonton.

Adapun sesi ketiga diperuntukkan bagi siswa kelas IX yang dilaksanakan pada pukul 13.00–14.45 WITA. Sesi ini didampingi oleh Nurlailah Intan, Muhammad Said S., Tunggal Dewi, Hj. Sihwatik, L. Hirwandi, Iskandar, Kholida H., Sihabuddin, Ruslan Wahid, L. Saifullah, H. Munajah, Ricka Dwi, Iskandar Zulkarnain, L. Muh. Junaidi, serta KTU. Pendampingan yang optimal di setiap sesi menjadi bentuk komitmen madrasah dalam menjamin keamanan, kedisiplinan, dan keberhasilan kegiatan outing class ini.

Film Cyberbullying sebagai Media Edukasi

Film Cyberbullying yang dirilis pada 23 Oktober 2025 mengangkat kisah Neira Kanjera, seorang siswi SMP yang awalnya memiliki kehidupan yang tampak sempurna—cerdas, populer, dan aktif di media sosial. Namun, kehidupannya berubah drastis ketika sebuah video tentang dirinya tersebar luas dan memicu gelombang perundungan di dunia maya. Tekanan psikologis yang dialami Neira menggambarkan secara realistis dampak serius dari cyberbullying terhadap kesehatan mental remaja.

Melalui alur cerita yang emosional dan menyentuh, film ini menyampaikan pesan kuat tentang pentingnya empati, dukungan keluarga, serta peran lingkungan dalam membantu korban cyberbullying bangkit dan kembali percaya diri. Film ini dinilai sangat relevan dengan kondisi generasi muda saat ini yang tidak terlepas dari penggunaan gawai dan media sosial.

Kepala MTsN 3 Mataram, H. Marzuki, menyampaikan bahwa kegiatan nobar film Cyberbullying ini merupakan bagian dari ikhtiar madrasah dalam membekali siswa dengan pemahaman yang utuh tentang etika digital.

“Melalui kegiatan outing class ini, kami ingin siswa tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan bijak dalam menggunakan media sosial. Film Cyberbullying memberikan gambaran nyata tentang dampak buruk perundungan digital, sehingga diharapkan siswa mampu mengambil pelajaran dan tidak menjadi pelaku maupun korban,” ujar H. Marzuki.

Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan guru dalam setiap sesi merupakan bentuk tanggung jawab bersama dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, edukatif, dan humanis, baik di dalam maupun di luar madrasah.

Penguatan Karakter dan Refleksi Siswa

Usai kegiatan menonton, para guru pendamping mengajak siswa untuk melakukan refleksi singkat terkait pesan moral film, khususnya mengenai pentingnya menjaga etika berkomunikasi di dunia maya, saling menghormati, serta berani melaporkan tindakan perundungan. Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran siswa akan pentingnya sikap empati dan tanggung jawab sosial.

Melalui kegiatan outing class nobar film Cyberbullying ini, MTsN 3 Mataram menegaskan komitmennya dalam membangun generasi yang cerdas digital, berakhlak mulia, dan peduli terhadap sesama, sejalan dengan visi madrasah dalam mencetak peserta didik yang unggul secara intelektual dan karakter.

Redaksi oleh: Ruslan Wahid 

0 Komentar