Selamat datang di website MTsN 3 Mataram, Madrasah Uswah (Unggul, Santun, ber-Wawasan, ber-Akhlak dan Handal)

Rapat Bulanan, Kepala MTsN 3 Mataram Tekankan Evaluasi Uji Coba Lima Hari Sekolah dan Optimalisasi Kinerja ASN

MTsN 3 Mataram

Mataram — MTsN 3 Mataram menggelar rapat bulanan untuk bulan Februari 2026 yang diikuti oleh seluruh tenaga pendidik dan tenaga kependidikan, Jumat (13/2/2026). Bertempat di ruang kelas VII 2. 

Rapat dipimpin langsung oleh Kepala MTsN 3 Mataram, H. Marzuki, didampingi Kepala Tata Usaha Abdul Hafidz, serta jajaran wakil kepala madrasah. Kegiatan diawali dengan salam pembuka, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, mars madrasah dan mars MTsN 3 Mataram. Kemudian penyampaian 5 nilai budaya kerja Kementerian Agama

Mengawali arahannya Kepala MTsN 3 Mataram H. Marzuki menyampaikan salam pembukaaanya, disertai ajakan untuk meningkatkan semangat dan rasa syukur atas nikmat iman, Islam, kesehatan, serta kesempatan berkumpul dalam suasana penuh keberkahan.

Dalam kesempatan tersebut, H. Marzuki menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh guru dan tenaga kependidikan atas dedikasi, tenaga, pikiran, bahkan doa yang telah dicurahkan untuk kemajuan MTsN 3 Mataram. Ia menegaskan bahwa seluruh pengabdian tersebut kelak akan menjadi amal dan saksi di hadapan Allah SWT.

“Terima kasih atas kebersamaan dan loyalitas Bapak Ibu semua. Apa yang kita lakukan di lembaga ini bukan hanya untuk institusi, tetapi juga bernilai ibadah,” ujarnya.

Apresiasi Kegiatan dan Kebersamaan Warga Madrasah

Pada kesempatan tersebut, Kepala Madrasah juga menyampaikan terima kasih atas partisipasi guru dan staf dalam beberapa kegiatan sebelumnya, di antaranya pendampingan siswa saat kegiatan nonton bareng film edukatif serta kehadiran dalam doa dan munajat menyambut bulan suci Ramadan yang digelar di aula madrasah.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bagian penting dari implementasi kebijakan sekolah lima hari yang telah dideklarasikan sejak 2023, sekaligus sarana membangun karakter, kebersamaan, dan nilai spiritual warga madrasah.

Evaluasi Uji Coba Lima Hari Sekolah

Salah satu poin penting yang disampaikan dalam rapat adalah hasil evaluasi uji coba sistem lima hari belajar berdasarkan Surat Edaran Wali Kota Mataram yang ditindaklanjuti oleh Kementerian Agama Kota Mataram. Uji coba tersebut telah dilaksanakan sejak 19 Januari 2026 dan direncanakan berakhir pada 20 Februari 2026.

H. Marzuki menjelaskan bahwa hasil evaluasi yang dilakukan oleh tim Kementerian Agama Kota Mataram, melalui rapat panjang pada Rabu sebelumnya, memutuskan bahwa uji coba lima hari belajar dicukupkan sampai tanggal 20 Februari 2026. Setelah itu, madrasah akan kembali menerapkan enam hari belajar seperti semula.

“Uji coba tentu melihat manfaat dan dampaknya. Berdasarkan evaluasi dan masukan wali murid, pimpinan mengambil kebijakan untuk kembali ke sistem enam hari belajar,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa kebijakan tersebut tidak mengurangi hak-hak guru dan tenaga kependidikan, karena sejak awal sistem kehadiran tetap disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku.

Penekanan Pengisian SKP dan Kehadiran ASN

Dalam rapat tersebut, Kepala Madrasah memberikan penekanan serius terkait pengisian Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) bagi seluruh ASN, baik tenaga pendidik maupun tenaga kependidikan. Ia mengingatkan bahwa seluruh bentuk kinerja harus dilengkapi dengan bukti dukung yang valid dan diinput secara berkala.

Beberapa poin penting SKP yang disoroti antara lain:

  • Perencanaan pembelajaran, yang memiliki bobot nilai tinggi dan harus diselesaikan sebelum pelaksanaan pembelajaran.
  • Pelaksanaan pembelajaran, termasuk dokumentasi, jurnal, dan daftar hadir.
  • Penilaian, mulai dari kisi-kisi, naskah soal, analisis hasil penilaian, hingga bukti pelaksanaan.
  • Pemanfaatan teknologi dan media pembelajaran, sebagai bentuk inovasi dan peningkatan kualitas pembelajaran.
  • Tugas tambahan, seperti wali kelas, pembina, kepala laboratorium, dan kepala perpustakaan.
  • Pengembangan keprofesian berkelanjutan (PKB), melalui seminar, workshop, atau pelatihan dengan sertifikat atas nama sendiri.
  • Supervisi dan kepanitiaan, yang harus disertai SK dan dokumentasi.
  • Penanaman karakter, melalui piket, pendampingan ibadah, upacara bendera, dan kegiatan kedisiplinan siswa.

“SKP bukan sekadar administrasi, tetapi alat ukur objektif kinerja kita. Jika dilaksanakan dengan baik, ini akan menjadi dasar hak-hak ASN, termasuk kenaikan pangkat dan jabatan,” tegasnya.

Nilai-Nilai ASN BerAKHLAK

Menutup arahannya, H. Marzuki mengingatkan pentingnya penerapan nilai-nilai ASN BerAKHLAK, yaitu berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif. Ia mengajak seluruh warga madrasah untuk terus membangun komunikasi yang sehat, saling menghargai peran masing-masing, serta beradaptasi dengan perkembangan zaman dan teknologi.

“Tidak ada peran yang kecil di madrasah ini. Semua memiliki kontribusi untuk membawa MTsN 3 Mataram menjadi lebih baik,” pesannya.

Arahan Kepala Tata Usaha


Sementara itu, Kepala Tata Usaha MTsN 3 Mataram, Abdul Hafidz, dalam penyampaiannya menegaskan bahwa rapat bulanan menjadi momentum refleksi dan evaluasi bersama. Ia menyoroti pentingnya objektivitas dan profesionalisme dalam pengisian SKP, khususnya bagi tenaga kependidikan.

Menurutnya, pengisian SKP harus dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan, minimal per triwulan, dengan bukti dukung yang sesuai indikator. Ia juga menyampaikan bahwa panduan teknis SKP bagi tenaga kependidikan akan disusun lebih rinci sesuai bidang tugas masing-masing.

“Yang paling memahami indikator dan bukti dukung SKP adalah masing-masing pegawai. Karena itu, dibutuhkan keaktifan dan tanggung jawab pribadi,” ujarnya.

Informasi Tambahan Menjelang Ramadan

Menjelang akhir rapat, disampaikan pula beberapa informasi tambahan, di antaranya penanganan siswa yang terlambat hadir, serta rencana pelaksanaan kegiatan Ramadan. Madrasah akan menyiapkan format buku kontrol kegiatan Ramadan yang dapat dicetak mandiri, ditulis di buku tulis, atau dicetak melalui koperasi madrasah dengan biaya terjangkau.

Rapat ditutup dengan sesi tanya jawab singkat dan diakhiri dengan doa, dengan harapan seluruh program madrasah dapat berjalan lancar dan membawa keberkahan, khususnya dalam menyambut bulan suci Ramadan.

Disusun oleh: Ruslan Wahid 

0 Komentar