Selamat datang di website MTsN 3 Mataram, Madrasah Uswah (Unggul, Santun, ber-Wawasan, ber-Akhlak dan Handal)

Sah! Ketua Terpilih Orsima Resmi Disumpah Bersama Wakil dan Anggota Pengurus

mtsn 3 mataram

MATARAM — Organisasi Siswa Madrasah (ORSIMA) MTs Negeri 3 Mataram secara resmi memiliki nahkoda baru untuk masa bakti 2026. Dalam sebuah upacara pelantikan yang khidmat dan faktual pada Senin, 9 Februari 2026, Ketua ORSIMA terpilih, Zaneta Hidayatul Fitra, bersama jajaran pengurus inti dan anggota bidang resmi dilantik dan diambil sumpahnya.

Prosesi pelantikan ini menandai berakhirnya masa jabatan pengurus lama sekaligus penyerahan tongkat estafet kepemimpinan siswa. Acara yang dilaksanakan di lapangan upacara madrasah tersebut dihadiri oleh Kepala Madrasah, dewan guru, staf tenaga pendidik, serta seluruh peserta didik.

Pembacaan SK Kepala Madrasah

Inti dari prosesi pelantikan dimulai dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) Kepala MTs Negeri 3 Mataram Nomor 002/MTs.19.07.3/KP.00.3/02/2026 mengenai Penetapan Susunan Pembina dan Pengurus ORSIMA Masa Bakti Tahun 2026. Pembacaan SK ini menegaskan landasan formal legitimasi kepengurusan yang baru.

Berdasarkan keputusan tersebut, Penanggung Jawab utama kepengurusan ORSIMA adalah Kepala Madrasah, H. Marzuki, S.Pd., didampingi oleh Wakil Kepala Bidang Kesiswaan Hj. Hasniaty Muzayyanah sebagai Pembina. Iskandar, S.Pd., ditetapkan sebagai Pembina ORSIMA.

Struktur Inti dan Pembagian Bidang ORSIMA 2026

Berikut adalah susunan inti kepengurusan ORSIMA Masa Bakti 2026 yang resmi ditetapkan dan dilantik:

  • Ketua ORSIMA: Zaneta Hidayatul Fitra (Kelas 8.1)
  • Wakil Ketua ORSIMA: Lalu Muhammad Atakal Khairu (Kelas 8.5)
  • Sekretaris 1: Alian Okira (Kelas 8.3)
  • Sekretaris 2: Akbar Maulana Alfatih
  • Bendahara 1: Baahyani (Kelas 8.2)
  • Wakil Bendahara: Akma Fadil (Kelas 8.5)
  • Humas 1: Khairul Umam (Kelas 8.4)
  • Wakil Humas: Nona Adelis Rijani (Kelas 8.6)

Selain jajaran inti, pengurus juga dibagi ke dalam berbagai seksi bidang yang mencakup aspek keagamaan, kedisiplinan, prestasi akademik, hingga kewirausahaan. Bidang-bidang yang dibentuk meliputi: Seksi Bidang Keagamaan dan Ketakwaan (SSI), Seksi Pembinaan Kedisiplinan, Ketertiban, dan Kerapian (DU), Seksi Pembinaan Kepribadian Unggul, Wawasan Kebangsaan, dan Negara, Seksi Pembinaan Prestasi Akademik, Seni, dan Olahraga, Seksi Pembinaan Demokrasi dan Pendidikan Politik (LSI), Seksi Pembinaan Kreativitas, Keterampilan, dan Kewirausahaan dan Seksi Pembinaan Kebersihan, Kesehatan, dan Keselamatan (K3).

SK tersebut ditetapkan di Mataram pada 9 Februari 2026 dan ditandatangani langsung oleh Kepala MTs Negeri 3 Mataram, H. Marzuki, S.Pd.

Prosesi Serah Terima Jabatan

Upacara pelantikan dilanjutkan dengan prosesi serah terima jabatan yang sarat makna. Pengurus lama dan pengurus baru ORSIMA memasuki lapangan upacara, diiringi irama langkah tegap yang lugas.

Titik puncak serah terima secara simbolis dilakukan melalui penyerahan bendera ORSIMA dari pengurus lama kepada pengurus baru. Pembina Upacara H. Marzuki, dalam sambutannya, menekankan bahwa tindakan sederhana penyerahan bendera tersebut memuat makna yang luar biasa, yakni pemindahan tanggung jawab kepemimpinan siswa dari satu periode ke periode berikutnya.

Prosesi ini sekaligus menjadi bagian dari pembelajaran demokrasi dan suksesi kepemimpinan di lingkungan madrasah.

Pengambilan Sumpah dan Janji Pengurus

Sesi paling substansial dari upacara tersebut adalah pembacaan naskah pelantikan dan pengambilan sumpah janji oleh Kepala MTsN 3 Mataram H. Marzuki selaku Pembina Upacara di hadapan seluruh peserta upacara. Sebelum membacakan naskah sumpah, Pembina Upacara mengajukan serangkaian pertanyaan kunci yang harus dijawab secara tegas oleh seluruh anggota pengurus ORSIMA 2026, menunjukkan kesiapan mental dan spiritual.

Pertanyaan yang diajukan meliputi kesediaan untuk menjadi pengurus, kesanggupan memajukan kegiatan siswa, kesediaan menjadi teladan bagi siswa lain, serta kesediaan menjunjung tinggi nama baik diri, keluarga, dan madrasah. Jawaban serentak "Siap, Bersedia" dari pengurus baru menegaskan komitmen awal mereka.

Selanjutnya, seluruh pengurus ORSIMA Baru 2026 mengikuti lafal sumpah janji yang dibacakan oleh Pembina Upacara. Janji tersebut mencakup lima poin fundamental yang akan menjadi panduan utama selama masa bakti mereka:

·       Menjalankan kewajiban terhadap Tuhan Yang Maha Esa.

·       Patuh dan taat pada tata tertib madrasah serta menjadi teladan bagi siswa lainnya.

·       Selalu bersikap hormat kepada Bapak dan Ibu guru.

·       Menjunjung tinggi nama baik madrasah dengan prestasi dan akhlak mulia.

·       Melaksanakan program kerja ORSIMA dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi.

Penekanan Beratnya Sebuah Janji dan Amanah

Dalam amanatnya, Pembina Upacara H. Marzuki memberikan penekanan serius mengenai makna janji yang baru saja diucapkan. Beliau menyatakan bahwa janji adalah sesuatu yang harus dibayar dan ditunaikan. Apabila janji tidak mampu dilaksanakan, maka konsekuensinya adalah utang yang harus dipertanggungjawabkan, bahkan hingga akhirat.

Untuk memperkuat pesan moral ini, Pembina Upacara merujuk pada salah satu nasihat dari ahli agama. Beliau mengisahkan kembali pertanyaan yang pernah diajukan oleh Imam Al-Ghazali kepada murid-muridnya, mengenai "Apa yang paling berat di dunia ini?" Meskipun banyak jawaban yang bersifat fisik, jawaban yang paling benar adalah "melaksanakan janji apa yang sudah dilakukan."

Amanah ini ditegaskan kepada pengurus baru: "Amanah yang kalian terima ini, bukan tidak mungkin kalau kalian jalani, maka kalian insyaallah tidak saja di dunia insyaallah selamat sampai akhirat."

Mandat dan Harapan Masa Bakti Satu Tahun

Kepada pengurus yang baru dilantik, Pembina Upacara menyampaikan harapan besar yang disandarkan oleh seluruh warga madrasah. Mengingat bahwa pengurus yang terpilih mendapatkan dukungan suara hingga hampir 80% dari total pemilih, mandat untuk bekerja secara maksimal sangat kuat.

Pengurus ORSIMA Masa Bakti 2026 diinstruksikan untuk segera melanjutkan dan melaksanakan program kerja yang telah dipaparkan selama proses debat pemilihan. Selain itu, mereka diwajibkan melakukan evaluasi mendalam terhadap program-program kepengurusan sebelumnya guna mengidentifikasi kekurangan dan merumuskan strategi perbaikan untuk kemajuan madrasah.

"Di pundak ketua dan wakil ketua, serta seluruh pengurus, harapan madrasah ini dititipkan. Jalankan program kerja dengan sungguh-sungguh, evaluasi kekurangan, dan terus berinovasi demi kemajuan MTsN 3 Mataram" pesan H. Marzuki.

Upacara pelantikan ditutup dengan pembacaan doa. Doa dipanjatkan untuk memohon kesehatan, kecerdasan, petunjuk, dan perlindungan dari Tuhan Yang Maha Esa, serta agar ilmu yang didapatkan menjadi manfaat, berkah, dan berguna bagi agama, nusa, dan bangsa. Setelah doa selesai, Pemimpin Upacara melaporkan bahwa seluruh rangkaian acara telah selesai, dan Pembina Upacara beserta dewan guru meninggalkan lapangan upacara, diikuti oleh pengurus ORSIMA yang baru.

Dengan dilantiknya kepengurusan ini, MTs Negeri 3 Mataram menatap tahun 2026 dengan harapan peningkatan kualitas kegiatan siswa, penegakan kedisiplinan, dan tercapainya prestasi yang lebih unggul.

Redaksi oleh : Ruslan Wahid, ST

0 Komentar