Mataram — Pasangan Calon (Paslon) nomor urut 4, Zaneta Hidayatul Fitra sebagai Calon Ketua dan Lalu Muhammad Attakal Khairu sebagai Calon Wakil Ketua, resmi terpilih sebagai Ketua dan Wakil Ketua Organisasi Siswa Intra Madrasah (ORSIMA) MTsN 3 Mataram periode 2026. Paslon 4 meraih suara terbanyak dalam pemungutan suara yang dilaksanakan pada Senin, 2 Februari 2026.
Berdasarkan hasil penghitungan suara yang dilakukan secara terbuka dan disaksikan oleh seluruh warga madrasah, Paslon 4 berhasil memperoleh 435 suara, unggul signifikan dari tiga pasangan calon lainnya. Adapun rincian perolehan suara masing-masing paslon adalah Paslon 1 sebanyak 22 suara, Paslon 2 sebanyak 18 suara, dan Paslon 3 sebanyak 162 suara.
Paslon 1 diusung oleh Baiq Rania Wildacahyani sebagai Calon Ketua dan Safaraz Akma Fadhil sebagai Calon Wakil Ketua. Paslon 2 terdiri atas Khaerul Umam sebagai Calon Ketua dan Nona Edelweiss Rinjani Soge sebagai Calon Wakil Ketua. Sementara itu, Paslon 3 diwakili oleh Alvian Okyra Karel Tung sebagai Calon Ketua dan Akbar Maulana Al Fatih Sopyan Putra sebagai Calon Wakil Ketua.
Rangkaian Panjang Demokrasi Pelajar
Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua ORSIMA MTsN 3 Mataram periode 2026 merupakan puncak dari rangkaian panjang proses demokrasi pelajar yang telah dilaksanakan sejak Januari 2026. Tahapan awal dimulai dengan sosialisasi pemilu pelajar oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Mataram. Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi kepada siswa mengenai pentingnya pemilu, hak pilih, serta nilai-nilai demokrasi.
Tahap selanjutnya adalah penyampaian visi dan misi oleh masing-masing paslon. Keempat pasangan calon menyampaikan gagasan, program kerja, serta komitmen kepemimpinan mereka di hadapan seluruh siswa dan dewan guru. Kegiatan ini menjadi ajang pembelajaran komunikasi publik, keberanian berpendapat, serta adu gagasan secara sehat.
Demokrasi pelajar semakin terasa pada tahapan debat antar calon Ketua dan Wakil Ketua ORSIMA. Dalam debat tersebut, Baiq Rania Wildacahyani–Safaraz Akma Fadhil, Khaerul Umam–Nona Edelweiss Rinjani Soge, Alvian Okyra Karel Tung–Akbar Maulana Al Fatih Sopyan Putra, serta Zaneta Hidayatul Fitra–Lalu Muhammad Attakal Khairu saling memaparkan pandangan dan menjawab pertanyaan seputar kepemimpinan dan pengelolaan organisasi siswa.
Puncaknya, pada Senin, 2 Februari 2026, seluruh siswa MTsN 3 Mataram menggunakan hak pilihnya dalam hari pencoblosan yang digelar layaknya pemilu sungguhan, lengkap dengan bilik suara, daftar hadir pemilih, dan panitia pemilihan.
Kepala Madrasah: Tidak Ada Lagi Sekat Pilihan
Kepala MTsN 3 Mataram, H. Marzuki, dalam sambutannya saat penentuan pemenang menegaskan bahwa perbedaan pilihan merupakan hal yang wajar dalam demokrasi. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh siswa yang telah menggunakan hak pilihnya dengan penuh tanggung jawab.
“Berbeda pilihan itu lumrah, karena kita semua memiliki hati dan perasaan. Namun hari ini kita menjadi saksi bahwa proses pemilihan berjalan jujur, terbuka, dan tanpa manipulasi,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa kemenangan Paslon 4 bukan hanya kemenangan Zaneta Hidayatul Fitra dan Lalu Muhammad Attakal Khairu, melainkan kemenangan seluruh warga MTsN 3 Mataram. Kepala madrasah juga berpesan agar tidak ada lagi kelompok-kelompok pasca pemilihan.
“Yang terpilih harus mampu merangkul semuanya. Jangan ada lagi kalimat saling menyindir. Ini adalah pembelajaran demokrasi dan kemenangan kita bersama,” tegasnya.
Orasi Kemenangan Paslon 4: Ajak Bersatu Kembali
Usai diumumkan sebagai pemenang, Zaneta Hidayatul Fitra dan Lalu Muhammad Attakal Khairu menyampaikan orasi kemenangan di hadapan Kepala Madrasah, dewan guru, panitia, serta seluruh siswa. Keduanya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan pesta demokrasi tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kepala Madrasah, Bapak Ibu guru, panitia, serta seluruh teman-teman yang telah menggunakan hak pilihnya dengan baik,” ujar Zaneta.
Paslon 4 juga memberikan apresiasi kepada Paslon 1, 2, dan 3 serta mengajak seluruh siswa untuk kembali bersatu setelah perbedaan pilihan selama masa pemilihan.
“Sekarang tidak ada lagi kubu-kubu. Pemilihan sudah selesai dan saatnya kita bekerja bersama untuk ORSIMA yang lebih baik,” tambah Attakal.
Pendidikan Demokrasi yang Bermakna
Dengan terpilihnya Zaneta Hidayatul Fitra dan Lalu Muhammad Attakal Khairu sebagai Ketua dan Wakil Ketua ORSIMA MTsN 3 Mataram periode 2026, seluruh rangkaian pemilihan resmi dinyatakan selesai. Dalam waktu dekat, madrasah akan melaksanakan pelantikan pengurus ORSIMA.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen MTsN 3 Mataram dalam menanamkan nilai-nilai demokrasi, kepemimpinan, dan tanggung jawab sejak dini kepada peserta didik melalui praktik langsung di lingkungan madrasah.
Redaksi oleh: Ruslan Wahid.

0 Komentar