Mataram – Kegiatan Safari Ramadhan 1447 H/2026 M yang diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama Kota Mataram di MAN 1 Mataram, Sabtu malam (7/3/2026) pukul 21.00 WITA, menjadi momentum penting bagi pembinaan mental dan penguatan kebersamaan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kementerian Agama.
Pada kegiatan yang dihadiri ratusan peserta dari berbagai unsur madrasah, penyuluh agama, dan ASN tersebut, perhatian peserta tertuju pada arahan dan pembinaan dari Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTB, H. Zamroni Aziz.
Dalam penyampaiannya, Zamroni Aziz secara langsung mengecek dan mengabsen kehadiran ASN dari berbagai satuan kerja di lingkungan Kementerian Agama Kota Mataram. Ia meminta para kepala madrasah dan perwakilan unit kerja untuk menyebutkan jumlah pegawai yang hadir dalam kegiatan Safari Ramadhan tersebut.
Beberapa satuan kerja yang disebutkan antara lain MTsN 1, MTsN 2, MTsN 3, MAN 1, MAN 2, dan MAN 3 Mataram, termasuk pegawai kantor Kemenag Kota Mataram serta para penyuluh agama.
Dari hasil pengecekan tersebut, Zamroni menilai tingkat kehadiran ASN pada kegiatan Safari Ramadhan di Kota Mataram masih perlu ditingkatkan. Ia menegaskan bahwa kehadiran dalam kegiatan kelembagaan seperti ini merupakan bagian dari komitmen dan tanggung jawab sebagai ASN Kementerian Agama.
“Kehadiran dalam kegiatan seperti ini adalah bentuk penghargaan terhadap lembaga dan pimpinan. Kita adalah keluarga besar Kementerian Agama, maka kebersamaan harus terus dijaga,” tegasnya.
Ia bahkan menegaskan bahwa ke depan kehadiran ASN dalam kegiatan resmi seperti Safari Ramadhan akan menjadi perhatian serius pihak Kanwil.
ASN Kemenag Harus Menjadi Teladan
Dalam arahannya, Zamroni Aziz juga mengingatkan bahwa ASN Kementerian Agama memiliki tanggung jawab moral di tengah masyarakat. Menurutnya, masyarakat memandang pegawai Kementerian Agama sebagai figur yang memahami dan mampu memberikan teladan dalam kehidupan beragama.
“Ketika masyarakat tahu kita berasal dari Kementerian Agama, mereka menganggap kita memahami persoalan agama. Oleh karena itu, kita harus menjaga sikap, menjaga perilaku, dan memberikan contoh yang baik di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh ASN untuk menjaga kekompakan dan menghindari sikap saling menjatuhkan antar sesama rekan kerja.
Menurutnya, kemajuan lembaga hanya dapat tercapai apabila seluruh unsur yang ada di dalamnya bekerja sama dan saling mendukung.
Apresiasi Kebersamaan Lintas Agama
Pada kesempatan tersebut, Zamroni juga mengapresiasi kehadiran unsur lintas agama dalam kegiatan Safari Ramadhan tersebut. Sejumlah pejabat pembimbing masyarakat (Pembimas) dari agama Kristen, Katolik, dan Hindu turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Ia menilai kebersamaan tersebut menjadi salah satu kekuatan Kementerian Agama yang jarang ditemukan di lembaga lain.
“Di Kementerian Agama kita terbiasa bekerja bersama lintas agama. Ini adalah kekuatan kita dalam menjaga kerukunan dan keharmonisan masyarakat,” ungkapnya.
Dorongan untuk Memperkuat Pendidikan Madrasah
Selain membahas kedisiplinan ASN, Zamroni Aziz juga menyinggung pentingnya perhatian terhadap perkembangan madrasah, khususnya madrasah swasta. Ia mengakui bahwa banyak guru madrasah swasta yang bekerja dengan penuh pengabdian meskipun menghadapi berbagai keterbatasan.
Menurutnya, pemerintah terus berupaya memperjuangkan kesejahteraan guru madrasah swasta, termasuk melalui kebijakan pengangkatan tenaga honorer menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Ia mengajak seluruh ASN untuk mensyukuri berbagai kebijakan yang telah memberikan peningkatan kesejahteraan bagi pegawai di lingkungan Kementerian Agama.
Jaga Kekompakan Keluarga Besar Kemenag
Menutup arahannya, Zamroni Aziz mengajak seluruh keluarga besar Kementerian Agama untuk terus menjaga kekompakan dan kebersamaan dalam menjalankan tugas.
Ia menegaskan bahwa jabatan dan kedudukan hanyalah sementara, sementara pengabdian kepada masyarakat dan umat akan terus dikenang.
“Kita ini keluarga besar Kementerian Agama. Mari kita jaga kebersamaan, jaga kekompakan, dan jaga lembaga yang kita cintai ini,” pesannya.
Kegiatan Safari Ramadhan tersebut diakhiri dengan penyerahan santunan kepada anak yatim piatu dan orang tua jompo sebagai bentuk kepedulian sosial keluarga besar Kementerian Agama Kota Mataram di bulan suci Ramadhan.
Redaksi oleh: Ruslan Wahid, ST

0 Komentar