Selamat datang di website MTsN 3 Mataram, Madrasah Uswah (Unggul, Santun, ber-Wawasan, ber-Akhlak dan Handal)

Haru dan Penuh Makna, MTsN 3 Mataram Gelar Lepas Pisah Kelas IX Angkatan 2026

 

MTsN 3 Mataram

Penuh Haru dan Kebanggaan, MTsN 3 Mataram Gelar Acara Lepas Pisah Kelas IX Angkatan 2026

Mataram- Suasana haru, bahagia, dan penuh kebanggaan menyelimuti keluarga besar MTsN 3 Mataram pada pelaksanaan acara Lepas Pisah Siswa Kelas IX Angkatan Tahun 2026 yang digelar pada Sabtu, 16 Mei 2026. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan madrasah sendiri menjadi salah satu momen bersejarah bagi seluruh siswa kelas IX setelah menempuh pendidikan selama tiga tahun di madrasah tercinta.

Sebanyak 197 siswa kelas IX dari kelas IX.1 hingga IX.5 mengikuti kegiatan dengan penuh antusias. Para siswi tampil anggun mengenakan kebaya dengan berbagai warna dan motif yang menambah nuansa elegan pada acara, sementara siswa laki-laki mengenakan batik yang membuat suasana tampak lebih sakral dan berkelas. Seluruh guru, staf tata usaha, serta tenaga kependidikan juga turut memeriahkan acara dengan mengenakan pakaian adat, kebaya, maupun batik sehingga menciptakan suasana kekeluargaan yang begitu hangat. Turut hadir juga Ketua Komite H. Suhaimi Anwar beserta anggota pengurus lainnya.

Kegiatan Lepas Pisah tersebut dipandu dengan apik oleh dua pembawa acara, Zaneta Hidayatul Fitra dan Zalfa Awalunnisa, yang tampil memukau mengenakan kebaya. Acara dimulai dengan pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Kalam Ilahi oleh Bapak Zulhaj Hudayana yang menghadirkan suasana religius dan penuh kekhusyukan.

Selanjutnya seluruh peserta berdiri menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars MTsN 3 Mataram yang dipimpin oleh dirigen Intan Syalsavira. Semangat nasionalisme dan rasa cinta terhadap madrasah begitu terasa saat seluruh hadirin mengikuti lagu dengan penuh khidmat. Setelah itu kegiatan dilanjutkan dengan doa yang dipimpin oleh Bapak L. Saifullah agar seluruh rangkaian acara berjalan lancar dan para siswa diberikan keberkahan dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.

Acara Menjadi Kenangan Indah Bagi Seluruh Siswa


Ketua panitia kegiatan dari kelas IX sendiri, Ahmad Nafizul Rosa Ad, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk rasa syukur sekaligus momen kebersamaan untuk melepas siswa kelas IX yang telah menyelesaikan pendidikan di madrasah.

Ia menjelaskan bahwa acara perpisahan bukan sekadar kegiatan seremonial biasa, melainkan menjadi simbol berakhirnya perjalanan panjang selama tiga tahun penuh perjuangan, kebersamaan, dan pengalaman hidup di madrasah.

“Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk rasa syukur sekaligus momen kebersamaan melepas siswa kelas 9 yang telah menyelesaikan pendidikan di MTs Negeri 3 Mataram. Selain menjadi acara perpisahan, kegiatan ini juga bertujuan mempererat tali silaturahmi antara siswa, guru, dan seluruh keluarga besar madrasah,” ungkap Ahmad Nafizul Rosa Ad.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh panitia, wali kelas, guru, staf tata usaha, serta Kepala Madrasah yang telah memberikan dukungan penuh sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik.

“Persiapan kegiatan ini dapat terlaksana berkat kerja keras teman-teman panitia yang sangat luar biasa dan juga Bapak Kepala Madrasah yang telah memberikan izin dan memfasilitasi kegiatan ini. Kami juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh keluarga besar madrasah yang telah membantu baik berupa tenaga, pikiran, maupun materi,” tambahnya.

Di akhir laporannya, ia berharap kegiatan tersebut menjadi kenangan indah yang tidak terlupakan bagi seluruh siswa kelas IX sekaligus menjadi langkah awal menuju masa depan yang lebih baik.

Bangga Karena Acara Diinisiasi Siswa


Momen paling berkesan dalam kegiatan tersebut hadir saat sambutan Kepala MTsN 3 Mataram, H. Marzuki, yang disampaikan dengan penuh semangat, motivasi, dan kehangatan.

Dalam sambutannya, beliau terlebih dahulu mengajak seluruh hadirin untuk bersyukur kepada Allah SWT atas nikmat kesehatan dan kesempatan sehingga dapat hadir dalam kegiatan yang disebutnya sebagai hari bersejarah bagi siswa kelas IX Angkatan ke-22 Tahun 2026.

Beliau mengungkapkan rasa bangga dan kagum kepada siswa kelas IX dan ORSIMA karena kegiatan tersebut sepenuhnya diinisiasi oleh siswa.

“Kegiatan yang kita lakukan pada hari ini luar biasa. Pak Guru tidak pernah menyangka dan mengira karena kegiatan ini 100 persen diinisiasi oleh anak-anak kelas 9 dan ORSIMA. Semua persiapan dilakukan oleh putra-putri MTsN 3 Mataram sendiri,” ujarnya yang langsung disambut tepuk tangan meriah.

Menurutnya, keberhasilan siswa menyelenggarakan kegiatan besar secara mandiri menunjukkan bahwa siswa MTsN 3 Mataram memiliki kemampuan kepemimpinan, kreativitas, dan rasa tanggung jawab yang luar biasa.

Beliau bahkan menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi pelajaran penting bagi pihak madrasah agar pada tahun-tahun mendatang acara dapat dibuat lebih besar dan lebih baik lagi.

Pesan Penting Tentang Ilmu dan Masa Depan

Dalam sambutannya, Kepala Madrasah juga memberikan motivasi mendalam kepada seluruh siswa agar terus melanjutkan pendidikan dan tidak cepat merasa puas setelah lulus dari MTs.

Beliau mengingatkan bahwa perjalanan para siswa masih sangat panjang dan ilmu pengetahuan menjadi bekal utama menghadapi masa depan.

“Tentu setelah anak-anakku lulus dari tempat ini, jangan merasa puas dan jangan merasa sudah cukup. Ini belum apa-apa. Kalian harus terus belajar ke jenjang yang lebih tinggi karena ilmu pengetahuan menjadi sesuatu yang harus kalian persiapkan,” pesannya.

Suasana semakin menarik ketika beliau memberikan ilustrasi menggunakan uang Rp100.000 sebagai simbol pentingnya ilmu dalam kehidupan. Menurutnya, uang tersebut tetap bernilai meskipun kusut, jatuh, atau berada di tempat yang kotor. Begitu pula manusia yang memiliki ilmu akan tetap dihargai di mana pun berada.

“Kalau kalian sudah punya ilmu, di mana pun ditempatkan sama dengan mutiara. Mau di pinggiran, mau di mana saja, kalau kalian punya ilmu, insyaallah kalian punya harga,” jelasnya.

Beliau juga mengungkapkan rasa syukur karena banyak siswa MTsN 3 Mataram yang diterima di berbagai madrasah unggulan seperti MAN 2 dan MAN 1 Mataram. Hal itu menjadi bukti bahwa siswa madrasah mampu bersaing dan memiliki kualitas yang baik.

Tekankan Pentingnya Adab dan Hormat kepada Guru

Selain tentang ilmu, Kepala Madrasah juga memberikan penekanan kuat mengenai pentingnya adab, akhlak, serta penghormatan kepada orang tua dan guru.

Menurutnya, ilmu tidak akan membawa keberkahan apabila seorang anak tidak menghormati orang tua dan gurunya.

“Ketika kalian tidak hormat kepada kedua orang tua dan Bapak Ibu guru, yakinlah ilmu yang kalian terima tidak akan pernah barokah,” tegasnya.

Beliau juga mengingatkan bahwa MTsN 3 Mataram merupakan komunitas islami yang tidak hanya mengajarkan ilmu pengetahuan tetapi juga membentuk karakter dan adab siswa.

Karena itu, beliau melarang keras siswa melakukan aksi corat-coret seragam setelah pengumuman kelulusan. Seragam yang masih layak pakai diminta untuk dikumpulkan dan disumbangkan kepada madrasah atau pihak yang membutuhkan.

“Lebih baik diserahkan untuk dimanfaatkan daripada dicorat-coret yang tidak ada maknanya,” ujarnya.

Ketua Komite Ingatkan Bahaya Judi Online dan Pergaulan Bebas


Dalam acara tersebut, Kepala Madrasah secara simbolis menyerahkan kembali siswa kelas IX kepada Ketua Komite Madrasah, H. Suhaimi Anwar.

Dalam sambutannya, Ketua Komite memberikan banyak nasihat penting kepada siswa, terutama mengenai tantangan generasi muda di era digital saat ini.

Ia menyoroti maraknya kasus judi online yang banyak menyasar kalangan usia remaja dan pelajar.

“Sekarang yang sedang tren dan menjadi perhatian serius adalah judi online. Banyak penggunanya justru usia-usia seperti kalian ini. Maka jangan sekali-kali coba-coba bermain dengan hal itu,” pesannya.

Selain itu, beliau juga mengingatkan siswa agar menghindari pergaulan bebas dan bijak dalam menggunakan teknologi.

“Boleh bermain IT dan menggunakan teknologi, tetapi gunakan untuk hal-hal yang menambah ilmu dan keimanan,” katanya.

Tidak hanya itu, Ketua Komite juga mengajak seluruh siswa untuk menjaga salat berjamaah, membaca Al-Qur’an, serta tetap mempertahankan nilai-nilai keislaman yang telah diajarkan di madrasah.

Suasana Haru dalam Penyampaian Pesan dan Kesan


Suasana haru mulai terasa ketika perwakilan siswa kelas IX, Suzan Aulia Oktavia, menyampaikan pesan dan kesan di hadapan seluruh hadirin.

Dengan suara bergetar, ia mengungkapkan rasa syukur, terima kasih, dan permohonan maaf kepada seluruh guru atas segala bimbingan selama tiga tahun.

“Hari ini menjadi salah satu hari yang penuh rasa terharu dan kebahagiaan bagi kami. Selama berada di sekolah ini kami mendapatkan begitu banyak pengalaman, pelajaran, serta kenangan yang tidak akan mudah dilupakan,” ungkapnya.

Suzan juga mengajak seluruh teman-temannya untuk terus berjuang meraih cita-cita dan tidak takut menghadapi kegagalan dalam kehidupan.

Ia mengutip sebuah pesan inspiratif bahwa tidak semua hal yang diinginkan harus dipaksakan, karena bisa jadi jalan yang tidak dipilih justru menjadi jalan terbaik yang telah dipersiapkan oleh Allah SWT.

Sementara itu, perwakilan siswa kelas VII dan VIII, Zulfa Arkadea, menyampaikan bahwa siswa kelas IX merupakan sosok teladan dan inspirasi bagi adik-adik kelas.

“Kakak kelas 9 adalah teladan terbaik bagi kami. Kakak selalu menyambut kami dengan ramah, berbagi ilmu, pengalaman, dan menjadi pemimpin yang hebat dalam berbagai kegiatan madrasah,” ujarnya.

Ia juga berharap seluruh siswa kelas IX sukses melanjutkan pendidikan ke sekolah impian masing-masing dan tetap menjaga silaturahmi dengan keluarga besar madrasah.

Pengalungan Medali dan Foto Bersama Jadi Momen Tak Terlupakan


Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan kepada siswa berprestasi dari masing-masing kelas sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan prestasi yang telah diraih selama belajar di madrasah.

Setelah itu dilaksanakan prosesi pengalungan medali kepada seluruh siswa kelas IX yang menjadi simbol penghormatan dan kenangan atas perjuangan mereka selama tiga tahun di MTsN 3 Mataram.

Suasana penuh haru terlihat ketika siswa satu per satu menerima medali didampingi tepuk tangan dari guru dan teman-teman mereka. Banyak siswa tampak menahan air mata karena harus berpisah dengan sahabat dan guru yang selama ini membersamai perjalanan mereka.

Kegiatan semakin meriah dengan berbagai hiburan yang ditampilkan oleh siswa sebelum akhirnya ditutup dengan sesi foto bersama seluruh siswa masing-masing kelas.

Acara Lepas Pisah Kelas IX Angkatan Tahun 2026 tersebut menjadi momen yang tidak hanya penuh kenangan, tetapi juga sarat makna, motivasi, dan doa bagi seluruh siswa untuk melangkah menuju masa depan yang lebih gemilang.

Redaksi oleh : Ruslan Wahid, ST

0 Komentar