Upacara Bendera Senin MTsN 3 Mataram, Hurun In, S.Pd. Ingatkan Siswa Pentingnya Menjaga Lisan dan Akhlak
Mataram – Seluruh guru, staf tata usaha, serta siswa kelas VII dan VIII MTsN 3 Mataram mengikuti kegiatan upacara bendera rutin hari Senin, 11 Mei 2026, yang berlangsung dengan tertib dan khidmat di lapangan madrasah. Pada pelaksanaan upacara kali ini, siswa kelas VII.1 dipercaya menjadi petugas upacara, sementara pembina upacara adalah Hurun In, S.Pd.
Kegiatan upacara dimulai sejak pagi hari dengan persiapan barisan peserta upacara. Pemimpin upacara memasuki lapangan dan seluruh peserta memberikan penghormatan dengan penuh disiplin. Setelah laporan kesiapan upacara disampaikan kepada pembina upacara, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pengibaran Bendera Merah Putih yang diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya.
Suasana lapangan upacara tampak hening dan penuh rasa nasionalisme saat seluruh peserta menyanyikan lagu Indonesia Raya dengan penuh semangat. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan bangsa yang telah gugur mendahului.
Rangkaian upacara kemudian diteruskan dengan pembacaan teks Pancasila yang dipimpin oleh pembina upacara dan diikuti seluruh peserta upacara. Selanjutnya, petugas membacakan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dengan penuh penghayatan.
Dalam amanatnya, Hurun In, S.Pd. menyampaikan apresiasi kepada siswa kelas VII.1 yang telah melaksanakan tugas dengan baik sehingga upacara dapat berjalan lancar dan tertib. Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada pelatih, pembina, dan wali kelas yang telah membimbing para petugas upacara.
“Bu Guru mengucapkan terima kasih kepada kelas VII.1 yang telah bertugas dengan baik sehingga upacara pagi hari ini dapat berjalan lancar dan khidmat,” ujarnya di hadapan seluruh peserta upacara.
Pada kesempatan tersebut, Hurun In, S.Pd. menyoroti perubahan perilaku sebagian siswa dalam cara berbicara sehari-hari. Ia mengingatkan pentingnya menjaga ucapan dan menghindari penggunaan kata-kata kasar maupun panggilan yang tidak pantas kepada teman.
Menurutnya, kebiasaan memanggil teman dengan olok-olokan atau kata-kata buruk dapat memberikan dampak negatif, baik bagi diri sendiri maupun orang lain. Ia menegaskan bahwa setiap perkataan memiliki pengaruh besar terhadap kehidupan manusia.
Dalam amanatnya, ia juga menceritakan sebuah eksperimen sederhana yang pernah ia lihat dan coba lakukan sendiri. Eksperimen tersebut membandingkan nasi yang diberikan kata-kata baik dengan nasi yang diberikan kata-kata negatif. Hasilnya menunjukkan perbedaan yang mencolok.
“Nasi yang dibacakan dengan kalimat-kalimat baik dan penuh kebaikan warnanya tetap lebih baik, sedangkan yang diberikan kata-kata negatif berubah menghitam dan menguning. Ini menunjukkan bahwa kata-kata memiliki pengaruh,” jelasnya.
Ia berharap seluruh siswa MTsN 3 Mataram dapat menjaga lisan, membiasakan diri berkata baik, dan menghindari perkataan kasar dalam kehidupan sehari-hari.
“Anak-anakku semua, apa pun yang kita ucapkan memiliki pengaruh. Karena itu, biasakanlah berkata baik kepada siapa pun,” pesannya.
Selain itu, Hurun In, S.Pd. juga mengingatkan bahwa siswa MTsN 3 Mataram tidak hanya harus sehat secara jasmani, tetapi juga sehat secara rohani dan memiliki akhlak yang baik.
Usai amanat pembina upacara, kegiatan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu wajib nasional, pembacaan doa, laporan akhir pemimpin upacara kepada pembina upacara, serta penghormatan terakhir sebelum pembina upacara meninggalkan lapangan.
Kegiatan upacara bendera Senin pagi tersebut berlangsung dengan tertib, penuh semangat nasionalisme, dan menjadi momentum pembinaan karakter bagi seluruh peserta didik di MTsN 3 Mataram.
Redaksi oleh: Ruslan Wahid, ST

0 Komentar