Selamat datang di website MTsN 3 Mataram, Madrasah Uswah (Unggul, Santun, ber-Wawasan, ber-Akhlak dan Handal)

MTsN 3 Mataram Lepas Dua ASN Penuh Haru dan Kekeluargaan

MTsN 3 Mataram

Mataram – MTsN 3 Mataram lepas dua Aparatur Sipil Negara (ASN), yakni Maulidin, staf operator gaji yang mendapat tugas baru di MTsN 1 Mataram, dan Hilmi Yahya, staf administrasi perpustakaan yang berpindah tugas ke MIN 2 Mataram, pada Sabtu (30/5/2026). Kegiatan yang berlangsung di lingkungan MTsN 3 Mataram tersebut dilaksanakan setelah rangkaian kegiatan kurban dan dimulai sekitar pukul 11.00 WITA.

Acara dihadiri oleh Kepala MTsN 3 Mataram H. Marzuki, Kepala Tata Usaha, Ketua Komite MTsN 3 Mataram H. Suhaimi Anwar, serta seluruh guru dan tenaga kependidikan MTsN 3 Mataram. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memberikan penghormatan, apresiasi, serta doa terbaik kepada kedua ASN yang mendapatkan amanah bertugas di satuan kerja yang baru.

Acara diawali dengan pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan sambutan Kepala MTsN 3 Mataram dan penyampaian kesan serta pesan yang diwakili oleh Maulidin. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa sepanjang kegiatan, terlebih karena acara dilaksanakan setelah seluruh keluarga besar madrasah bersama-sama menyukseskan pelaksanaan ibadah kurban.

Dalam sambutannya, Kepala MTsN 3 Mataram H. Marzuki mengawali dengan mengajak seluruh hadirin untuk bersyukur kepada Allah SWT atas kesempatan berkumpul dalam keadaan sehat. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada panitia kurban yang telah bekerja keras menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari pengumpulan hewan kurban, penyembelihan, hingga pendistribusian daging kurban kepada masyarakat yang berhak menerima.

Menurutnya, acara pelepasan ASN merupakan bagian dari dinamika kehidupan dan pengabdian sebagai aparatur negara. Mutasi merupakan hal yang wajar dan menjadi bagian dari konsekuensi profesi yang harus diterima dengan penuh keikhlasan.

H. Marzuki menegaskan bahwa setiap ASN sejak awal telah menyatakan kesediaan untuk ditempatkan di mana saja sesuai kebutuhan organisasi. Karena itu, mutasi bukanlah sesuatu yang luar biasa, melainkan bagian dari perjalanan pengabdian yang harus dijalani dengan lapang dada.

Ia menyampaikan bahwa Maulidin dan Hilmi Yahya merupakan ASN yang telah memberikan kontribusi positif selama bertugas di MTsN 3 Mataram. Berbagai pengalaman, ilmu, dan dedikasi yang telah diberikan menjadi bagian dari sejarah perjalanan madrasah yang akan selalu dikenang.

Dalam kesempatan tersebut, H. Marzuki juga berbagi pengalaman pribadinya saat mengalami mutasi setelah bertahun-tahun bertugas di satu tempat. Pengalaman tersebut menjadi pelajaran bahwa perpindahan tugas sering kali menghadirkan hikmah yang tidak terduga, termasuk bertambahnya relasi, pengalaman, dan kesempatan untuk mengembangkan diri.

"Mutasi adalah sesuatu yang biasa dalam perjalanan ASN. Di mana pun kita ditempatkan, tugas kita adalah memberikan pengabdian terbaik. Saya yakin di balik setiap perpindahan ada hikmah dan kebaikan yang telah Allah SWT siapkan," ujarnya.

Lebih lanjut, ia berpesan agar kedua ASN yang dilepas tetap melanjutkan berbagai hal baik yang telah dilakukan selama bertugas di MTsN 3 Mataram. Ilmu, pengalaman, serta semangat kerja yang telah dimiliki diharapkan dapat menjadi bekal dalam menjalankan tugas di tempat yang baru.

Pada kesempatan tersebut, H. Marzuki juga mewakili seluruh keluarga besar MTsN 3 Mataram menyampaikan permohonan maaf apabila selama berinteraksi terdapat kata-kata maupun sikap yang kurang berkenan. Sebaliknya, ia juga berharap kedua ASN yang akan bertugas di tempat baru dapat memaafkan segala kekurangan yang ada selama kebersamaan di madrasah.

"Terima kasih atas pengabdian yang telah diberikan. Apa yang baik silakan diteruskan di tempat yang baru, sedangkan hal-hal yang kurang baik biarlah menjadi bahan evaluasi bersama. Semoga sukses dan mendapatkan keberkahan dalam menjalankan tugas selanjutnya," tuturnya.

Sementara itu, dalam penyampaian kesan dan pesan, Maulidin mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh keluarga besar MTsN 3 Mataram yang selama ini telah menjadi bagian dari perjalanan pengabdiannya.

Ia mengakui bahwa selama kurang lebih tiga tahun bertugas di MTsN 3 Mataram, dirinya merasakan suasana kekeluargaan yang sangat kuat. Kekompakan, kebersamaan, dan hubungan harmonis antar guru maupun tenaga kependidikan menjadi kesan yang paling membekas dalam dirinya.

Maulidin juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh warga madrasah apabila selama menjalankan tugas maupun dalam pergaulan sehari-hari terdapat kesalahan, baik yang disengaja maupun tidak disengaja.

"Saya sangat senang bertugas di MTsN 3 Mataram karena suasana kekeluargaannya sangat baik dan sangat kompak. Terima kasih atas kerja sama yang luar biasa selama ini. Jika ada kesalahan saya, mohon dimaafkan sebesar-besarnya. Sebaliknya, saya juga telah memaafkan segala kekhilafan yang mungkin terjadi selama kita bersama," ungkapnya.

Pernyataan tersebut mendapat sambutan hangat dari seluruh hadirin. Banyak guru dan tenaga kependidikan yang tampak terharu mengenang kebersamaan yang telah terjalin selama bertahun-tahun.


Sebagai bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi yang telah diberikan, acara dilanjutkan dengan penyerahan bingkisan kepada Maulidin dan Hilmi Yahya. 

Momen tersebut menjadi simbol rasa terima kasih sekaligus doa agar kedua ASN dapat menjalankan amanah baru dengan penuh semangat, dedikasi, dan tanggung jawab.

Kegiatan kemudian ditutup dengan acara salam-salaman antara seluruh guru, tenaga kependidikan, dan kedua ASN yang dilepas. Suasana haru begitu terasa ketika satu per satu warga madrasah menyampaikan doa dan ucapan selamat kepada Maulidin dan Hilmi Yahya.

Melalui kegiatan ini, keluarga besar MTsN 3 Mataram menyampaikan doa dan harapan terbaik kepada Maulidin yang akan bertugas di MTsN 1 Mataram serta Hilmi Yahya yang akan mengemban amanah di MIN 2 Mataram. Semoga keduanya senantiasa diberikan kesehatan, kemudahan, dan kesuksesan dalam menjalankan tugas serta terus memberikan kontribusi positif bagi kemajuan pendidikan madrasah.

Redaksi oleh: Ruslan Wahid, ST 

0 Komentar