Selamat datang di website MTsN 3 Mataram, Madrasah Uswah (Unggul, Santun, ber-Wawasan, ber-Akhlak dan Handal)

Wali Murid Kelas VII dan VIII MTsN 3 Mataram Hadiri Pembagian Raport Kenaikan Kelas

MTsN 3 Mataram

Mataram – Orang tua/wali murid kelas VII dan VIII MTsN 3 Mataram menghadiri kegiatan penerimaan rapor kenaikan kelas Tahun Pelajaran 2025/2026 yang dilaksanakan pada Sabtu, 20 Juni 2026. Sebelum pembagian rapor di masing-masing kelas, seluruh wali murid mengikuti acara kenaikan kelas yang berlangsung di halaman madrasah. 

Kegiatan dipandu oleh Hj. Hadiani selaku pembawa acara. Acara diawali dengan pembukaan dan dilanjutkan dengan sambutan Kepala MTsN 3 Mataram, H. Marzuki, serta sambutan Ketua Komite Madrasah, H. Suhaimi Anwar.

Momentum tersebut menjadi penutup Tahun Pelajaran 2025/2026 sekaligus sarana evaluasi bersama antara madrasah dan orang tua dalam mengawal perkembangan akademik maupun karakter peserta didik.

Kepala Madrasah Tekankan Pentingnya Kolaborasi Orang Tua dan Madrasah


Dalam sambutannya, Kepala MTsN 3 Mataram, H. Marzuki, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut serta mengucapkan terima kasih kepada seluruh wali murid yang telah meluangkan waktu untuk hadir.

Menurutnya, pendidikan anak merupakan amanah besar yang harus dipikul bersama oleh orang tua dan madrasah. Keberhasilan pendidikan tidak dapat dicapai hanya oleh satu pihak, melainkan memerlukan kolaborasi yang berkelanjutan.

H. Marzuki menjelaskan bahwa madrasah telah berupaya menanamkan berbagai nilai karakter kepada peserta didik, mulai dari kedisiplinan, pembiasaan ibadah, hingga pendidikan karakter religius. Namun, program-program tersebut perlu terus dilanjutkan dan diperkuat di lingkungan keluarga, terutama selama masa liburan sekolah.

Ia mengingatkan agar kegiatan positif yang selama ini dibiasakan di madrasah, seperti salat berjamaah, salat duha, membaca Al-Qur'an, dan berbagai aktivitas keagamaan lainnya tidak ikut berhenti saat siswa menjalani libur sekolah.

"Program yang sudah dibangun di madrasah perlu dilanjutkan di rumah. Jangan sampai ketika libur, salatnya ikut libur, mengajinya ikut libur, dan pembiasaan baik yang selama ini dilakukan menjadi terhenti," ujarnya.

Selain itu, H. Marzuki juga mengingatkan para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap penggunaan telepon genggam (HP) oleh anak-anak. Menurutnya, perkembangan teknologi menghadirkan tantangan tersendiri dalam dunia pendidikan.

Ia menilai bahwa perangkat digital dapat memberikan manfaat besar apabila digunakan secara bijak, namun juga dapat membawa dampak negatif jika tidak diawasi dengan baik.

"HP memiliki dua sisi. Bisa menjadi sarana belajar dan pengembangan diri, tetapi juga dapat mengarahkan anak pada hal-hal yang kurang baik. Karena itu, pengawasan orang tua sangat diperlukan," tegasnya.

Tidak hanya penggunaan teknologi, Kepala Madrasah juga menyoroti pentingnya pengawasan terhadap lingkungan pergaulan peserta didik. Orang tua diharapkan mampu menjadi filter utama dalam memilih lingkungan yang positif bagi perkembangan karakter anak.

Rapor Bukan Sekadar Nilai Akademik

Pada kesempatan tersebut, H. Marzuki menjelaskan bahwa penentuan kenaikan kelas telah melalui proses rapat dewan guru yang dilakukan secara serius dan mempertimbangkan berbagai aspek penilaian.

Menurutnya, keputusan kenaikan kelas tidak hanya didasarkan pada capaian akademik, tetapi juga memperhatikan aspek kehadiran, kedisiplinan, sikap, dan perkembangan karakter siswa.

Ia mengimbau para wali murid agar tidak hanya fokus pada angka-angka yang tertera dalam rapor, tetapi juga mencermati berbagai catatan penting yang diberikan guru mengenai perilaku dan perkembangan peserta didik.

"Rapor bukan hanya berisi nilai. Di dalamnya terdapat berbagai catatan tentang karakter, kedisiplinan, kehadiran, serta perkembangan anak selama mengikuti proses pendidikan di madrasah," jelasnya.

Lebih lanjut, H. Marzuki juga mengingatkan wali murid untuk memperhatikan Rapor Sangu Santri yang menjadi program unggulan MTsN 3 Mataram. Program tersebut dirancang untuk mengukur kemampuan keagamaan peserta didik, seperti kemampuan membaca Al-Qur'an, praktik ibadah, hafalan, hingga pemahaman dasar-dasar agama Islam.

Komite Madrasah Soroti Kemampuan Membaca Al-Qur'an


Sementara itu, Ketua Komite MTsN 3 Mataram, H. Suhaimi Anwar, memberikan perhatian khusus terhadap kemampuan membaca Al-Qur'an peserta didik.

Dalam sambutannya, ia mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil pemetaan yang dilakukan madrasah, masih ditemukan sejumlah siswa yang belum mampu membaca Al-Qur'an dengan baik.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi perhatian bersama dan harus segera dicarikan solusi melalui kerja sama antara orang tua dan madrasah.

"Sebagai orang tua muslim, tentu kita berharap anak-anak kita mampu membaca Al-Qur'an dengan baik. Ini menjadi tanggung jawab bersama yang harus kita selesaikan," ujarnya.

Ia mengajak seluruh orang tua untuk lebih aktif mendampingi anak-anak dalam belajar agama di rumah serta mendukung program pembinaan keagamaan yang telah disiapkan madrasah.

H. Suhaimi juga memberikan apresiasi terhadap Program Sangu Santri yang selama ini dijalankan MTsN 3 Mataram karena dinilai mampu memperkuat pendidikan karakter religius peserta didik.

Selain itu, ia mengajak para orang tua untuk membiasakan pendidikan melalui keteladanan. Menurutnya, mengajak anak beribadah akan lebih efektif dibandingkan sekadar memberikan perintah.

"Anak-anak akan lebih mudah mencontoh apa yang dilakukan orang tuanya daripada hanya mendengar nasihat. Karena itu, mari kita menjadi teladan bagi mereka," pesannya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Komite juga menyampaikan harapan agar pembangunan fasilitas madrasah dapat terus berkembang demi menunjang proses pendidikan yang lebih baik di masa mendatang.

Penghargaan bagi Siswa Berprestasi

Setelah sesi sambutan, acara dilanjutkan dengan pengumuman dan penyerahan penghargaan kepada siswa-siswi berprestasi yang berhasil meraih peringkat 1, 2, dan 3 di masing-masing kelas.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras, kedisiplinan, dan prestasi akademik yang telah ditunjukkan selama satu tahun pelajaran.

Suasana semakin meriah ketika diumumkan peraih Juara Umum MTsN 3 Mataram Tahun Pelajaran 2025/2026. Penghargaan bergengsi tersebut berhasil diraih oleh Zulfahmi dari kelas VIII.1 yang menunjukkan capaian akademik dan prestasi terbaik di tingkat madrasah.

Penyerahan penghargaan disambut dengan tepuk tangan meriah dari seluruh peserta yang hadir. Prestasi tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi siswa lainnya untuk terus meningkatkan semangat belajar dan berkompetisi secara sehat.

Kegiatan dilanjutkan dengan pembagian rapor di ruang kelas oleh wali kelas masing-masing sebagai penanda berakhirnya Tahun Pelajaran 2025/2026 dan dimulainya masa libur sekolah bagi peserta didik.

Redaksi oleh Ruslan Wahid, ST 

0 Komentar