Selamat datang di website MTsN 3 Mataram, Madrasah Uswah (Unggul, Santun, ber-Wawasan, ber-Akhlak dan Handal)

Keren Banget! Tim Taekwondo MTsN 3 Mataram Borong 13 Medali di Kejuaraan Provinsi NTB 2026


MATARAM
– Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa-siswi Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 3 Mataram. Sebanyak 13 siswa atlet taekwondo madrasah tersebut berhasil meraih medali dalam Kejuaraan Provinsi Tingkat Pelajar Taekwondo Nusa Tenggara Barat (NTB) yang berlangsung pada 16–18 Oktober 2026 di GOR Turide. Capaian yang terdiri atas enam medali emas dan tujuh medali perak ini menjadi bukti semangat juang, kedisiplinan, serta kesungguhan siswa dalam mengembangkan potensi melalui kegiatan ekstrakurikuler.

Keberhasilan tersebut mendapat apresiasi dari keluarga besar MTsN 3 Mataram. Prestasi para atlet tidak hanya menjadi kebanggaan bagi siswa dan orang tua, tetapi juga menjadi kado istimewa bagi madrasah sekaligus inspirasi bagi peserta didik lainnya untuk terus berusaha, mengembangkan bakat, dan mengharumkan nama lembaga.

Apresiasi tersebut disampaikan langsung oleh Kepala MTsN 3 Mataram, H. Marzuki, pada Senin, 19 Oktober 2026, setelah penyerahan medali dan piagam penghargaan kepada pihak madrasah. Dalam kesempatan itu, ia mengajak seluruh siswa menjadikan keberhasilan rekan-rekannya sebagai motivasi untuk berprestasi sesuai minat dan kemampuan masing-masing.

Enam Atlet Raih Medali Emas


Enam atlet MTsN 3 Mataram berhasil meraih medali emas atau juara pertama pada sejumlah kategori Pemula Cadet Kyorugi. Mereka menunjukkan kemampuan dan semangat kompetitif dalam menghadapi lawan pada kejuaraan tingkat provinsi tersebut.

Adapun peraih medali emas adalah sebagai berikut:

  1. Lalu Fahroza Irman Yanuarta, juara I kategori Pemula Cadet Kyorugi Under 49 Kg Putra.
  2. M. Riezky Ramadhana P., juara I kategori Pemula Cadet Kyorugi Under 45 Kg Putra.
  3. Muhammad Imam Trimeydian Junaidi, juara I kategori Pemula Cadet Kyorugi Under 45 Kg Putra.
  4. Hafiza Nabila Putri, juara I kategori Pemula Cadet Kyorugi Under 44 Kg Putri.
  5. Almira Lutfiana Hasmi, juara I kategori Pemula Cadet Kyorugi Under 51 Kg Putri.
  6. Muhammad Alifa Rizal Rais, juara I kategori Pemula Cadet Kyorugi Under 51 Kg Putra.

Raihan enam medali emas tersebut menjadi pencapaian penting bagi tim taekwondo MTsN 3 Mataram. Keberhasilan ini mencerminkan kesungguhan para atlet dalam menjalani latihan, mempersiapkan diri menghadapi pertandingan, serta menjaga konsentrasi ketika berkompetisi.

Dalam olahraga taekwondo, kemampuan teknik harus didukung oleh kedisiplinan, ketahanan fisik, pengendalian diri, dan mental yang kuat. Para atlet dituntut untuk mematuhi aturan pertandingan, menghormati lawan, serta menunjukkan sikap sportif, baik ketika meraih kemenangan maupun saat menghadapi tantangan.

Nilai-nilai tersebut sejalan dengan tujuan pendidikan madrasah yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan pengembangan potensi peserta didik.

Tujuh Atlet Tambahkan Medali Perak


Selain enam medali emas, tujuh atlet MTsN 3 Mataram juga berhasil meraih medali perak atau juara kedua. Capaian ini semakin memperkuat prestasi kontingen madrasah dalam Kejuaraan Provinsi Tingkat Pelajar Taekwondo NTB 2026.

Ketujuh peraih medali perak tersebut adalah:

  1. Ahmad Rafli Hardiansyah, juara II kategori Pemula Cadet Kyorugi Under 41 Kg Putra.
  2. Nuwair Muhammad A.P.H., juara II kategori Pemula Cadet Kyorugi Over 45 Kg Putra.
  3. Gina Alpian Khair, juara II kategori Pemula Cadet Kyorugi Under 45 Kg Putra.
  4. Muhammad Ilwan Al Farisy, juara II kategori Pemula Cadet Kyorugi Over 65 Kg Putra.
  5. Riza Zikril Rauf, juara II kategori Pemula Cadet Kyorugi Over 65 Kg Putra.
  6. Alesha Nasywa Widayat, juara II kategori Pemula Cadet Kyorugi Under 47 Kg Putri.
  7. Muhammad Nazril Arsyadi, juara II kategori Pemula Cadet Kyorugi Under 53 Kg Putra.

Tujuh medali perak tersebut menjadi bagian penting dari keberhasilan tim. Setiap capaian merupakan hasil dari proses belajar, latihan, keberanian menghadapi lawan, dan kemauan untuk terus meningkatkan kemampuan.

Prestasi di bidang olahraga juga memberikan pengalaman berharga bagi siswa. Mereka belajar menetapkan target, mengelola tekanan, bekerja keras, dan bertanggung jawab terhadap pilihan yang diambil. Pengalaman bertanding di tingkat provinsi diharapkan menjadi bekal bagi para atlet untuk meningkatkan kualitas penampilan pada kejuaraan berikutnya.

Dengan demikian, capaian para atlet tidak hanya diukur dari warna medali yang diperoleh, tetapi juga dari proses pembelajaran dan pembentukan karakter yang mereka jalani selama mengikuti kegiatan olahraga.

Kepala Madrasah: Prestasi Menjadi Kado Istimewa bagi Lembaga

Dalam kegiatan penyerahan medali dan piagam penghargaan pada Senin, 19 Oktober 2026, Kepala MTsN 3 Mataram, H. Marzuki, menyampaikan apresiasi kepada para siswa yang telah mengharumkan nama madrasah.

Ia mengungkapkan bahwa prestasi tersebut merupakan kebanggaan bersama sekaligus bukti bahwa kegiatan ekstrakurikuler dapat menjadi ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan kemampuan di luar pembelajaran akademik.

Menurutnya, keberhasilan 13 atlet tersebut diharapkan mampu menginspirasi siswa lainnya agar berani menunjukkan potensi dan memberikan kontribusi positif bagi madrasah.

“Alhamdulillah, hari ini kita bersama-sama menjadi saksi bahwa teman-teman kalian kembali mengukir prestasi di bidang ekstrakurikuler. Tentu ini menjadi kado istimewa bagi lembaga yang kita cintai,” ungkap H. Marzuki di hadapan para siswa.

Ia juga mengajak seluruh peserta didik untuk tidak hanya menjadi penonton ketika teman-temannya berhasil meraih prestasi. Sebaliknya, setiap siswa diharapkan berani mengambil kesempatan, mengembangkan bakat, dan berusaha menjadi yang terbaik sesuai dengan bidang yang diminati.

Kepala madrasah menegaskan bahwa MTsN 3 Mataram telah menyediakan berbagai kegiatan ekstrakurikuler sebagai sarana pengembangan diri. Karena itu, kesempatan tersebut perlu dimanfaatkan secara maksimal oleh seluruh siswa.

“Silakan berlomba untuk menjadi yang terbaik. Selama tiga tahun berada di madrasah ini, setidaknya kalian pernah memberikan prestasi kepada lembaga,” pesannya.

Pernyataan tersebut menjadi dorongan bagi siswa agar masa pendidikan di madrasah tidak hanya dimanfaatkan untuk memperoleh pengetahuan di ruang kelas, tetapi juga untuk menemukan, mengembangkan, dan menunjukkan kemampuan diri melalui kegiatan positif.

Ekstrakurikuler sebagai Wadah Pengembangan Bakat

H. Marzuki menjelaskan bahwa kegiatan ekstrakurikuler memiliki peran penting dalam memberikan ruang bagi siswa untuk tumbuh dan berkembang sesuai dengan minat serta bakat masing-masing.

Menurutnya, setiap siswa memiliki potensi yang berbeda. Ada yang unggul dalam bidang olahraga, seni, keagamaan, kepemimpinan, maupun bidang lainnya. Potensi tersebut perlu diarahkan melalui kegiatan yang tepat agar berkembang menjadi kemampuan yang bermanfaat.

Karena itu, ia mendorong para siswa untuk memilih kegiatan ekstrakurikuler yang sesuai dengan hobi, minat, dan kemampuan mereka. Kesempatan mengikuti berbagai kegiatan yang telah disediakan madrasah harus dimanfaatkan dengan penuh tanggung jawab.

“Lembaga sudah memfasilitasi dengan berbagai kegiatan ekstrakurikuler. Silakan kalian memilih sesuai dengan hobi dan minat masing-masing. Manfaatkan kesempatan dan waktu yang telah disediakan dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Pesan tersebut menegaskan bahwa keberhasilan dalam pendidikan tidak semata-mata ditentukan oleh nilai akademik. Keterlibatan dalam kegiatan ekstrakurikuler juga menjadi bagian dari proses pembentukan pribadi yang percaya diri, disiplin, mandiri, dan mampu bekerja keras untuk mencapai tujuan.

Prestasi tim taekwondo MTsN 3 Mataram menjadi salah satu contoh bahwa pembinaan minat dan bakat dapat menghasilkan capaian positif apabila didukung oleh kemauan siswa untuk berlatih dan memanfaatkan kesempatan.

Ke depan, keberhasilan ini diharapkan dapat memacu tumbuhnya prestasi-prestasi baru dari bidang ekstrakurikuler lainnya.

Prestasi dan Kedisiplinan Harus Berjalan Beriringan

Selain memberikan apresiasi terhadap pencapaian para atlet, H. Marzuki juga mengingatkan seluruh siswa mengenai pentingnya menaati aturan dan tata tertib madrasah.

Ia berharap prestasi yang diraih para siswa dapat berjalan beriringan dengan pembentukan karakter, khususnya kedisiplinan, kepatuhan, tanggung jawab, dan sikap saling menghormati.

Menurutnya, madrasah bukan hanya tempat untuk memperoleh ilmu pengetahuan, melainkan juga lingkungan pendidikan yang membimbing peserta didik agar tumbuh menjadi pribadi yang memiliki karakter baik.

Pesan mengenai kedisiplinan tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya membangun budaya positif di lingkungan madrasah. Siswa diharapkan mampu menerapkan nilai-nilai yang dipelajari dalam kegiatan ekstrakurikuler ke dalam kehidupan sehari-hari, baik ketika mengikuti pembelajaran, berinteraksi dengan guru, maupun menjalin hubungan dengan sesama teman.

Dalam olahraga taekwondo, kedisiplinan menjadi salah satu unsur penting yang mendukung keberhasilan atlet. Latihan yang teratur, kepatuhan terhadap instruksi pelatih, penghormatan kepada lawan, serta kemampuan mengendalikan emosi merupakan bagian dari proses pembinaan.

Nilai-nilai tersebut relevan dengan pendidikan karakter yang dikembangkan di madrasah. Dengan demikian, prestasi olahraga dapat menjadi sarana untuk membangun keseimbangan antara kemampuan fisik, kecerdasan, sikap sportif, dan perilaku terpuji.

H. Marzuki berharap seluruh siswa menjadikan momentum apresiasi tersebut sebagai dorongan untuk memperbaiki diri dan menunjukkan perkembangan positif, baik dalam prestasi maupun perilaku sehari-hari.

Menumbuhkan Budaya Berprestasi di Lingkungan Madrasah

Keberhasilan 13 atlet taekwondo MTsN 3 Mataram membawa pesan bahwa setiap siswa memiliki kesempatan untuk memberikan kontribusi terbaik bagi lembaga. Prestasi dapat diraih melalui berbagai bidang selama peserta didik bersedia mengenali potensi diri, berlatih secara konsisten, dan memanfaatkan fasilitas yang tersedia.

Kepala madrasah juga berharap prestasi serupa tidak berhenti pada kejuaraan kali ini. Ia menginginkan munculnya siswa-siswa berprestasi lainnya pada pekan, bulan, dan kesempatan berikutnya.

“Jangan hanya menjadi penonton dan memberikan tepuk tangan. Tunjukkan bahwa kalian juga mampu menjadi yang terbaik,” tegasnya.

Ajakan tersebut menjadi pengingat bahwa budaya prestasi perlu dibangun secara bersama-sama. Keberhasilan seorang siswa seharusnya menjadi inspirasi bagi siswa lainnya, bukan sekadar pencapaian individual yang dirayakan sesaat.

Dukungan guru, pembina ekstrakurikuler, orang tua, dan lingkungan madrasah juga menjadi unsur penting dalam menjaga semangat siswa untuk terus berkembang. Melalui kerja sama yang baik, pembinaan bakat diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan hasil yang semakin baik.

Bagi para atlet yang telah meraih medali, capaian ini menjadi modal untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan. Sementara itu, bagi siswa yang belum memperoleh kesempatan berprestasi, keberhasilan tersebut dapat menjadi motivasi untuk mulai mencoba dan mengembangkan kemampuan sesuai minat masing-masing.

Apresiasi untuk Perjuangan Para Atlet

Penyerahan medali dan piagam penghargaan menjadi momentum untuk memberikan pengakuan atas usaha dan perjuangan para siswa. Apresiasi tersebut sekaligus menegaskan bahwa madrasah memberikan perhatian terhadap pencapaian peserta didik, baik di bidang akademik maupun nonakademik.

H. Marzuki menyampaikan terima kasih kepada para siswa yang telah membawa kabar membanggakan bagi MTsN 3 Mataram. Ia berharap prestasi tersebut dapat menjadi awal dari pencapaian-pencapaian berikutnya.

“Terima kasih kepada anak-anak yang telah memberikan prestasi. Mudah-mudahan ini menjadi kabar yang membanggakan bagi lembaga dan menginspirasi teman-teman yang lain untuk berprestasi sesuai dengan bidang serta kemampuan masing-masing,” tuturnya.

Dengan raihan enam medali emas dan tujuh medali perak, tim taekwondo MTsN 3 Mataram telah menunjukkan bahwa semangat berlatih, keberanian berkompetisi, dan kemauan untuk berkembang dapat menghasilkan prestasi yang membanggakan.

Keberhasilan ini diharapkan semakin memperkuat komitmen MTsN 3 Mataram dalam mendukung pengembangan potensi siswa secara menyeluruh. Madrasah tidak hanya berupaya melahirkan peserta didik yang unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga generasi yang disiplin, tangguh, sportif, dan berkarakter.

Selamat kepada seluruh atlet taekwondo MTsN 3 Mataram atas prestasi yang telah diraih. Semoga keberhasilan ini menjadi motivasi untuk terus berlatih, meningkatkan kemampuan, dan menorehkan prestasi yang lebih tinggi pada masa mendatang.

Redaksi oleh Ruslan Wahid, ST

0 Komentar